Luthfy Sayangkan Adanya Pungli di Proyek Perumahan Nelayan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Luthfy Sayangkan Adanya Pungli di Proyek Perumahan Nelayan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) Luthfy A Mutty menyoroti adanya praktik kotor pungli di Kementerian PU dan Perumahan Rakyat.

Informasi tersebut didapatnya langsung dari masyarakat di daerah pemilihannya di Luwu Utara.

Pengaduan tersebut didapatnya saat melakukan reses anggota dewan akhir Desember 2016.

 “Saya memperoleh dari warga saat reses di Lutra bahwa dalam rangka pembangunan rumah nelayan, masih terjadi praktek koruptif,” kata Luthfy kepada fajar.co.id, Senin 2 Januari 2017.

Seperti diketahui jika pemerintah pusat melalui Kemen PU-Pera menyediakan anggaran pembangunan fisik bagi perumahan nelayan, yang tendernya dilaksanakan di pusat.  Sedangkan lahannya disiapkan pemerintah daerah yang mendapat alokasi anggaran tersebut.

Dalam pertemuan reses di Lutra,   Luthfy mengungkapkan dirinya mendapat laporan dari pemilik lahan yang akan digunakan sebagai perumahan nelayan di Lutra.

Menurut pengakuan si pemilik lahan, dirinya didatangi seorang oknum atas nama Ramsi Salo yang mengaku sebagai Direktur PT. Cahaya Global Bumi Nusantara mendatangi pemilik lahan yang akan menjadi lokasi pembangunanan rumah nelayan. Dan diminta agar menyetor uang sebesar Rp200 juta melalui rekening Bank Mandiri Nomor 1620001026982.

Jika hal tersebut diselesaikan, dana tersebut katanya akan diserahkan ke Satker agar proyek itu bisa turun ke  Luwu Utara.

Menurut pengakuan oknum tersebut, perusahaannya telah memenangkan 5 lokasi pembangunan perumahan nelayan. 2 di papua dan 3 di Sulsel.

Meskipun hingga saat ini portal Kemen PU-PERA belum mengumumkan pemenang tendernya.

Jika informasi ini benar, lanjut Luthfy maka dirinya sangat menyayangkan karena tidak sejalan dengan upaya keras pemerintah Jokowi-JK melawan perilaku korup oleh aparatnya termasuk dalam memerangi pungli lewat pembentukan satgas saber pungli. (idr/fmc)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top