Pendaki Gunung Ijen Tersesat 30 Jam, Saat Ditemukan Hanya Pakai Celana Dalam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Pendaki Gunung Ijen Tersesat 30 Jam, Saat Ditemukan Hanya Pakai Celana Dalam

FAJAR.CO.ID MALANG – Para pendaki puncak Ijen, Banyuwangi harus lebih berhati-hati. Apalagi, pendakian yang paling favorit selama ini dilakukan pada malam.

Kejadian nahas menimpa Arif Prabowo, 18, warga Desa Randumerak, Kabupaten Probolinggo.

Pria yang berniat menghabiskan malam tahun baru dengan mendaki kawah Ijen itu hilang selama lebih dari 30 jam sejak Minggu (1/1) pukul 01.00.

Setelah menghilang, Arif baru ditemukan Senin (2/1) pukul 06.00. Meski tidak terluka, saat ditemukan, dia sedikit linglung.

Awalnya, rekan-rekan Arif mengira bahwa dia hanya buang air kecil.

Mereka pun melanjutkan perjalanan hingga ke puncak Ijen pada pukul 04.30.

Begitu tiba di puncak, delapan pemuda tersebut belum menemukan tanda-tanda Arif menyusul di belakang mereka.

Setelah satu jam menanti, dia tak kunjung tiba. Mereka kembali turun untuk mencari Arif.

”Sebagian dari mereka mencari. Namun, dua pemuda, yaitu Mafud dan Ridwan, pergi ke Polsek Sempol, Bondowoso, untuk melaporkan rekannya yang hilang sekitar pukul 12.00,” kata Komandan Posramil Licin Pelda Ludiyanto.

Kedua rekan Arif yang melapor ke Polsek Sempol kembali ke puncak dengan mengajak orang tua Arif.

Mereka kemudian bersama-sama melakukan pencarian dengan dibantu para penambang belerang yang berada tak jauh dari lokasi.

Setelah semalaman mencari di sekitar lokasi awal hilang, Arif akhirnya ditemukan ayah kandungnya dengan bantuan penambang belerang sekitar pukul 06.00.

Dia ditemukan sehat dan selamat, tetapi tanpa mengenakan pakaian (hanya memakai celana dalam). Arif juga sempat linglung saat ditanyai petugas.

”Dari laporan penambang, saat ditanya, Arif hanya menjawab bahwa sebelum hilang dirinya dikawal tiga polisi yang datang menggunakan pedang,” kata Ludiyanto.

Sementara itu, tak lama setelah diinterogasi, Arif dibawa orang tuanya kembali ke Probolinggo.

”Sekitar pukul 08.00 sudah dibawa pulang. Kondisinya sehat. Dia hanya menderita luka ringan bekas sayatan duri,” terang pria asal Banyumas tersebut.

loading...
Click to comment
To Top