Ini Mah, Permainkan Pemda, Susah-susah Dipulangkan Pakai Pesawat, Eh PSK Balik Lagi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ini Mah, Permainkan Pemda, Susah-susah Dipulangkan Pakai Pesawat, Eh PSK Balik Lagi

PSK yang sudah dipulangkan Desember 2016 lalu

FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – Seakan mengerjai Pemerintah Kota Banjarbaru. Pekerja Seks Komersial (PSK) di Komplek Pembatuan yang sudah dipulangkan dengan menggunakan pesawat pada Kamis (22/12) lalu, ada yang terlihat kembali lagi ke Banjarbaru.

Secara kebetulan, wartawan Radar Banjarmasin Senin (2/12) kemarin berpas-pasan dengan salah satu PSK Pembatuan, di sekitar Jalan Trikora Banjarbaru. PSK tersebut pernah diwawancarai wartawan saat bergabung bersama 39 pekerja lainnya, ketika berada di VIP Room Bandara Syamsudin Noor jelang kepulangan mereka ke kampung halaman. “Hai! Saya gak diwawancarai lagi,” ujarnya menyapa wartawan.

Saat menengok, wartawan koran ini merasa kaget melihat PSK saat diberitakan dengan nama samaran Mawar di koran harian Radar Banjarmasin pada edisi Jumat (23/12) tersebut kembali ada di wilayah Banjarbaru. Padahal, Pemko Banjarbaru sudah memulangkannya dan memberinya uang jaminan hidup. “Saya memang sudah pulang kampung, tapi malam tahun baru saya kembali kesini,” ungkapnya.

Ditanya kenapa kembali lagi? Ia mengaku tak punya pilihan lain, selain kembali. Sebab, di kampung halaman dia tak memiliki pekerjaan. “Tak ada kerjaan di Surabaya Mas. Lagian saya pulang hanya ingin mengambil uang jaminan hidup, karena hanya di sana bisa dicairkan,” katanya.

Ia menambahkan, uang jaminan hidup miliknya sudah dia berikan kepada tiga anaknya. Sebab, tak cukup jika digunakan untuk membuka usaha. “Daripada buka usaha, lebih baik saya kembali ke sini. Karena saya yakin Pembatuan tidak akan tutup, lihat saja Dolly sampai sekarang masih ada,” tambahnya.

Mawar sedikit memberikan bocoran, bahwa sekitar satu bulan lagi seluruh PSK akan kembali dan beroperasi lagi di Komplek Pembatuan. “Satu bulan lagi akan kembali, sekarang saya masih menunggu dan tinggal di Perumahan Benawa,” ungkapnya.

Secara terpisah, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengaku belum mendengar kabar mengenai kembalinya para PSK yang sudah dipulangkan. “Terimakasih infonya, nanti akan segera kami tindaklanjuti,” katanya.

Ia mengungkapkan, Pemko Banjarbaru memiliki data lengkap identitas para PSK. Sehingga dapat mengetahui mana PSK yang sudah diberikan uang jaminan hidup, dan mana yang belum? “Jadi kalau ada PSK yang sudah terdata, kami temukan kembali di sini akan ditindak secara hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kasatpol-PP Banjarbaru Marhain Rahman mengungkapkan, agar tak ada lagi PSK yang kembali mereka akan lebih intens melakukan razia ke tempat-tempat prostitusi termasuk ke Pembatuan. “Malam tahun baru tadi kami sudah melakukan sweeping, tapi tidak menemukan apa-apa,” ungkapnya.

Senin (2/12) kemarin, mereka juga memantau kondisi Komplek Pembatuan. Hasilnya, sepanjang Jalan Kenanga terlihat lebih sepi dari biasanya. Seluruh rumah bordil pun terlihat tutup. “Sepi, tutup semua. Meski begitu kami akan terus gencar memantau ke sana,” pungkasnya. (ris/by/ran)

loading...
Click to comment
To Top