Jalur Pantura Rusak, Pengusaha Ngeluh – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Jalur Pantura Rusak, Pengusaha Ngeluh

FAJAR.CO.ID- Dampak kerusakan jalur pantura menjadi keluhan kalangan pengusaha. Aktivitas produksi turun lantaran terimbas jalan rusak.

Keresahan itu terdengar di kalangan HRD. Sebab, banyak pekerja yang telat masuk. Ada pula buruh yang balik kucing dan pulang.

’’Jalan rusak jadi keluhan pekerja. Tentu, kami turut prihatin,’’ ungkap General Affair PT Solvay Manyar Hendro Pitono Selasa (3/1).

Dia menyebutkan, ada sepuluh pekerja yang setiap hari berjibaku dengan lubang jalan. Hendro menambahkan, kerusakan jalur pantura sebenarnya sudah lama dirasakan pekerja.

Namun, kali ini kondisinya paling parah. Kerusakan jalan mengakibatkan macet, bahkan melumpuhkan semangat pekerja.

’’Sedihnya, ada pekerja kami yang jadi korban laka lantas di jalur pantura. Dia terluka,’’ ucap wakil ketua Apindo Gresik itu.

Dampak jalan rusak juga terasa di bagian logistik. Pengiriman bahan dan produk pengolahan tersendat.

Di wilayah Kecamatan Manyar, kerusakan jalan tersebut menjadi masalah yang akut. Padahal, Manyar merupakan pusat industri di Kota Pudak.

Di lokasi tersebut, banyak berdiri pergudangan dan pabrik. Misalnya, kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). JIIPE merupakan salah satu andalan investasi Kota Giri.

’’Sekarang muncul keluhan jalan rusak yang menghambat pembangunan industri. Saat ini memang paling parah,’’ ungkap Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik Tri Andhi Suprihartono.

Dia menegaskan, sebagian pengusaha sudah sepakat. Mereka bakal menoleransi pekerja yang terlambat masuk karena macet dan jalan rusak.

Dia menaksir ada 45 ribu buruh yang rutin melewati Manyar setiap hari. ’’Seharusnya ada sanksi jika pekerja terlambat. Namun, sebagian pengusaha memilih memaklumi,’’ lanjutnya.

Dia menolak anggapan aktivitas pengusaha sebagai penyebab kerusakan jalan. Akses pantura, lanjut dia, seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sebab, pemerintah berkomitmen menjadikan Gresik sebagai kota industri.

’’Jika sudah berkomitmen, tidak bisa disalahkan kalau banyak truk yang mengangkut bahan produksi,’’ tambahnya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik Lailatul Qodri menyatakan, kerusakan jalur pantura bisa berimbas pada pembangunan.

Terutama pengembangan kawasan utara sebagai pusat ekonomi baru. Dia mendorong perbaikan infrastruktur.

’’Bagi investor, jalan itu penting,’’ ungkapnya. Dia menambahkan, perbaikan jalan amat penting bagi pengusaha. Kerusakan jalan bisa menghambat pengembangan bisnis.(hen/c16/roz/sep/JPG)

loading...
Click to comment
To Top