Lihat Selingkuhanya Dibonceng Pria Lain, Wakapolsek Langsung Ngamuk di Depan Koramil – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Lihat Selingkuhanya Dibonceng Pria Lain, Wakapolsek Langsung Ngamuk di Depan Koramil

FAJAR.CO.ID SIDOARJO – Jajaran korps Bhayangkara kembali dibuat malu oleh aksi anggotanya yang ngamuk di depan kantor polisi.

Si oknum anggota itu adalah mantan Wakapolsek Taman AKP Slamet Harianto.

Slamet ditangkap lantaran menganiaya seorang pria berinisial P, yang kini sudah diamankan di Lapas Klas I Surabaya di Porong, Sidoarjo,

Kabar memalukan itu ternyata sudah didengar oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol M Anwar Nasir.

Anwar membenarkan jika Slamet Harianto adalah anggota Pama di Polresta Sidoarjo.

Namun, kabar tersebut ternyata tidak membuatnya terkejut.

Pasalnya, AKP Slamet Harianto memang memiliki track record yang tidak cukup baik.

Dia sudah dikenal di lingkungan kepolisian akrab dengan masalah dan tidak bisa mengendalikan emosi.

Sehingga, dia dipindahkan dari wakapolsek ke Pama Polresta Sidoarjo.

“Sebelumnya, dia juga sudah sarat dengan masalah sehingga kami mutasi ke Polresta Sidoarjo,” tuturnya.

Anwar Nasir bahkan mengaku, saat masih bertugas di Polda Jatim tepatnya di Korps Reskrim, dirinya pernah menangkap Slamet Harianto.

Ini disebabkan karena pria berkepala botak itu diduga terlibat kasus pemerasan terhadap salah satu pengusaha.

“Saat itu langsung saya tangkap karena sepak terjangnya sudah meresahkan. Eh, ini sekarang malah membuat masalah lagi,” jelas Anwar Nasir.

Kasus penganiayaan yang terjadi di depan Koramil Surabaya Selatan di Jalan Tegalsari.

Ceritanya, Minggu (1/1) itu, AKP Slamet yang sedang lepas dinas mengendarai mobil sendirian di Jalan Tegalsari.

Kebetulan, dia melihat perempuan selingkuhanya yang konon warga Surabaya itu, sedang dibonceng oleh pria lain berinisial P.

Cemburu, Slamet lantas mengejar dan memotong laju motor yang dikendarai P tepat di depan kantor Koramil Surabaya Selatan.

Setelah berhenti, keduanya terlibat percekcokan. Karena emosi dibakar cemburu, pelaku langsung memukuli korban hingga babak belur.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini berusaha melerai. Namun, Slamet malah mengancam korban dengan senjata tajam.

Saat itulah, anggota polisi dari Polsek Tegalsari yang sedang berpatroli langsung mengamankan pelaku dan dibawa ke Mapolsek Tegalsari.

loading...
Click to comment
To Top