Inilah Sisa-sia Kengerian Penembakan di Klub Malam Istambul – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

Inilah Sisa-sia Kengerian Penembakan di Klub Malam Istambul

FAJAR.CO.ID- Sebanyak 39 orang terbunuh dan belasan lainnya terluka ketika seorang sadis memberondong Reina, klub malam yang padat di tengah kota Istanbul, Turki. Perayaan malam tahun baru yang sedianya penuh dengan gempita itu berubah menjadi teror mengerikan.

TERTINGGAL: Barang-barang pribadi milik pengunjung masih berserakkan di Reina. Mereka mungkin tidak akan bertemu pemiliknya lagi. Lubang bekas tembakan tersebar di beberapa sudut Reina (bawah)

TERTINGGAL: Barang-barang pribadi milik pengunjung masih berserakkan di Reina. Mereka mungkin tidak akan bertemu pemiliknya lagi. Lubang bekas tembakan tersebar di beberapa sudut Reina (bawah) (Sara Sidner/CNN, Mohammed Tawfeeq/CNN)

Saat ini sudah tidak ada lagi orang di lokasi kejadian. Namun, sisa dari teror itu masih tertinggal. Reporter CNN Sara Sidner dan Mohammed Tawfeeq memiliki akses ke dalam klub malam Reina tempat lokasi kejadian. Keduanya mengambarkan kekacauan di dalam tempat hiburan malam tersebut.

Reina memang sangat terkenal. Nightclub itu bisa diakses dari dua titik. Daratan atau laut. Tempatnya sangat indah. Ada teras berlapis kayu yang besar di atas air. Dengan atap terbuka, pemandangan Reina adalah Bosporus yang indah. Selat yang menghubungkan Laut Hitam-Laut Marmara dan memisahkan Istanbul Eropa dan Istanbul Asia.

Tidak jauh dari Reina ada jembatan yang menggabungkan dua kontinental. Asia dan Eropa. Lokasi Reina adalah titik sempurna untuk menyatukan Timur dan Barat. Itu pula tujuan berdirinya tempat ini dan semua itu berjalan dengan baik.

Wisatawan asing dan lokal akan berkumpul di pusat hiburan malam dan resto ternama di Turki tersebut. Klub papan atas itu menawarkan kesempatan untuk melewati gaya hidup mewah. Sampai teror itu terjadi.

Sekarang, semua berubah. Dalam tujuh menit, Reina berbeda. Tujuh menit adalah waktu yang dibutuhkan pelaku penembakan untuk membunuh 39 orang dan melukai belasan lain. Di dalam klub malam, dinding dan furnitur yang terciprat darah sudah tertutup kain.

Bekas tembakan menyebar di semua penjuru. Di kursi, dinding, kaca, dan tabung gas. Dalam rekaman CCTV, pelaku memang menembaki tabung gas tersebut. Harapannya, tabung itu meledak dan mematikan lebih banyak orang. Namun, tabung itu kosong. Yang sekarang tertinggal adalah barang-barang peninggalan para tamu yang datang ke Reina. Barang-barang yang sudah kehilangan majikannya. Barang-barang yang mungkin tidak akan kembali kepada pemiliknya.(*/tia)

To Top