Sudah Hilang 5 Hari, Levin Dicari di Darat dan Sungai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Sudah Hilang 5 Hari, Levin Dicari di Darat dan Sungai

proses pencarian korban

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –  Operasi SAR terhadap Levin Saputra (3), bocah yang tinggal di RT 22, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, kemarin (3/1) memasuki hari kelima. Tim yang terdiri dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas Balikpapan, Stekpala SMKN 1 Balikpapan, Banda, dan warga melanjutkan pencarian sejak pukul 07.00 Wita.

Tim menyisir dari tempat kejadian hingga muara Sungai Kariangau yang berhubungan dengan wilayah Somber dan Teluk Balikpapan. Tim menggabungkan kapal kelotok milik warga untuk menyisir di sekitar wilayah muara Kariangau dan hutan mangrove di Somber.

Tidak hanya melalui perairan, tim juga melakukan pencarian di darat hingga 7 km dari lokasi kejadian. “Hasilnya masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan besok (hari ini, Red),” terang Kepala Basarnas, Mujiono melalui Kasi Ops Octavianto.

Eka, ibunda Levin Saputra berharap putranya itu dapat ditemukan. Bocah periang itu terseret arus parit yang meluap saat hujan deras pada Jumat (30/12) lalu. Saat itu Levin tengah bermain bersama kakaknya.

Keluarga juga telah meminta bantuan “orang pintar” agar Levin mudah ditemukan.

Nenek korban menuturkan, saat itu si bocah sedang bermain sepeda roda tiga. “Waktu itu sebenarnya ada kakak-kakaknya dia, main sama-sama. Tapi waktu jatuh ke parit enggak ada yang lihat, soalnya dibelakangi yang lain. Meluapnya air juga enggak terlalu penuh, tapi memang deras,” papar Nurhayati, nenek korban saat ditemui Balikpapan Pos.

Parit yang dimaksud lebarnya tidak lebih dari 50 sentimeter dengan tinggi sekitar 60 sentimeter. Saat kejadian air memang meluap, namun jatuhnya Levin hingga terseret arus terjadi sangat cepat. Lebih lanjut, Nurhayati menjelaskan bahwa keluarganya hanya berharap Levin bisa segera ditemukan, baik dalam keadaan hidup atau meninggal. “Orang pintar” yang membantu melihat keberadaan Levin mengatakan, si bocah berada tidak jauh dari sekitar parit pemotongan sapi kawasan Graha Indah.

“Namanya orang berusaha, panggil orang pintar, moga dibantu Yang Kuasa. Ada perkiraan juga, katanya nggak jauh dari pohon bambu sini,” harapnya.

Pencarian bungsu dari lima bersaudara ini sudah dilakukan sampai menyisir sampah-sampah di sekitar lokasi yang dimaksud. Keluarga masih yakin, Levin tidak mungkin sampai ke laut, tapi masih berada di sekitar aliran sungai hingga hutan bakau.

Kediaman korban adalah sebuah rumah yang sebelumnya merupakan posyandu di kawasan RT 22 Graha Indah. Mereka baru dua bulan terakhir tinggal di sana. (war/k1)

To Top