Info dari Medsos Sebut Dapat Beasiswa dari BI, Kok Pakai Minta Pungutan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Info dari Medsos Sebut Dapat Beasiswa dari BI, Kok Pakai Minta Pungutan

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Maraknya penipuan yang mengatasnamakan sebuah instansi di media sosial (medsos) saat ini memang sudah tidak terhitung lagi, bahkan tidak tanggung-tanggung, nama perusahaan besar di Indonesia pun sudah menjadi hal biasa di penipuan tersebut. Tidak terkecuali terhadap perusahaan bank sentral di Indonesia, Bank Indonesia (BI).

Baru-baru ini terdapat kupon dari salah satu medsos yang jika disebarkan akan mendapatkan beasiswa secara cuma-cuma dengan nilai mencapai RP 5 juta. Salah satu korban kupon berkedok BI, Irpan mengatakan, kupon tersebut didapatkannya dari aplikasi medsos Line, yang ketika info tersebut disebar langsung diikutinya saran dari kupon elektronik tersebut. “Saya langsung ikuti aja syaratnya di situ, tapi ujung-ujungnya hoax dan malah minta transfer uang 30 ribu (rupiah, Red.) ke nomor rekening BRI atas nama Hesty Paradillah, dan rekening BNI atas nama Muhammad Ridwan,” ungkap salah satu mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan tersebut.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltim Harry Aginta yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, belum mengetahui kebenaran beasiswa yang dari penyebaran kupon di medsos tersebut. Dirinya pun baru mengetahui dugaan penipuan kupon berhadiah berkedok BI tersebut dari tim Radar Tarakan. “Kami tidak dapat memastikan apakah itu benar-benar penipuan, tetapi nanti akan kami kaji dulu seperti apa itu bentuknya. Saya saja baru tahu,” ujar Harry.

Mengenai beasiswa, Harry menuturkan pihaknya saat ini memang benar memberikan beasiswa kepada mahasiswa. “Kalau beasiswa memang ada, tetapi kami melakukan perekrutan langsung melalui perguruan tingginya, dan nantinya kami seleksi. Untuk di BI Kaltim, kami memberikan kepada Universitas Mulawarman (Unmul) dan UBT,” tuturnya.

Setiap awal, lanjut Harry, BI akan melakukan seleksi dan meminta dari perguruan tinggi yang disurati secara formal untuk mengusulkan kandidat-kandidat mahasiswa terbaik yang nantinya akan diseleksi oleh BI sendiri. “Setelah mereka terpilih, nantinya mereka akan menerima beasiswa secara penuh dalam waktu satu tahun, yang nantinya juga akan dievaluasi dalam jangka waktu penerimaan tersebut,” jelasnya. (*/asf/ash)

Click to comment
To Top