Waduh Pak, Kok Raja Zenith Divonis Ringan, Warga Bereaksi! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Waduh Pak, Kok Raja Zenith Divonis Ringan, Warga Bereaksi!

kriminal

FAJAR.CO.ID, AMUNTAI – Putusan sidang banding Pengadilan Tinggi Kalimantan Selatan  pada Saupian Sauri alias Tinghui membuat warga Hulu Sungai Utara geram. Terdakwa kasus dugaan kepemilikan jutaan pil Zenith dan Charnophen  ini hanya divonis 1 tahun 6 bulan kurungan.

Aktivis dan tokoh pemuda HSU Husnul Fajeri sontak beraksi mengetahui putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Dia menilai vonis itu terlampau ringan dan mencederai hati masyarakat HSU.

“Saya sebagai perwakilan warga menilai apa yang menjadi putusan PN Amuntai yang menjatuhkan vonis pada terdakwa selama 9 tahun kurungan sangat pas. Namun yang membuat miris adalah hasil putusan banding Pengadilan Tinggi Kalsel yang memberikan putusan 1,6 tahun pidana penjara kepada terdakwa,” kata Husnul pada Radar Banjarmasin Rabu (4/1).

Dia mengatakan dengan putusan itu semangat pemberantasan narkoba dan obat terlarang di daerah ini menjadi hancur. “Keputusan di tingkat banding membuat masyarakat tidak percaya dengan penegakan hukum yang dilakukan olen Pengadilan Tinggi Kalsel,” tegas Husnul.

Sementara itu, Budi Lesmana yang juga aktivis lokal HSU, akan membahas kasus putusan ringan tersebut ke tingkat dewan. “Besok (hari ini) kami dan beberapa rekan aktivis akan audiensi di dewan terkait putusan ini,” ujarnya.

Kejaksaan Negeri HSU melalui Kasi Pidum, Buma menjelaskan, bahwa putusan yang dijatuhkan majelis hakim diterima  secara resmi Kamis (29/12) tadi. “Hasil putusan hakim pada intinya mempertimbangkan hasil JPU (Jaksa Penuntut Umum) dimana menjatuhkan tuntutan satu tahun dan denda Rp 10 juta plus subsider 6 bulan kurungan,” kata Buma ditemui di Kejaksaan HSU kemarin.

“Pertimbangan hakim menerima banding terdakwa. Karena tak ada lagi upaya kasasi dan unsur sudah terpenuhi, jadi tak ada alasan untuk kasasi lagi,” tandasnya. (mar/by/ran)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top