Putuskan Kerjasama dengan BPJS, Dede Yusuf Komentari Pemkab Gowa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Putuskan Kerjasama dengan BPJS, Dede Yusuf Komentari Pemkab Gowa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR,–  Pemerintah Kabupaten Gowa, kini telah resmi memutuskan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk kategori integrasi Penerima Bantuan Iuran (PBI). Pemutusan itu dilakukan saat memasuki tahun baru, yakni sejak Januari 2017.

Menanggapi itu, Melalui akun twitter Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf ikut mengomentari keputusan Pemerintah Kabupaten Gowa tersebut.

“Kabupaten Gowa resmi putuskan kerjasama dng BPJS. Krn merasa daerah bisa selesaikan dng apbd nya. Kita tunggu apah ada daerah lainnya juga” tulis Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu.

Tweet Dede pun mendapat respon beragam. Namun kebanyakan dari mereka mendukung langkah Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Akun @agustiana22 misalnya berharap ada kabupaten/kota lain yang ikut dengan kebijakan berani Pemkab Gowa tersebut.  “waahh mantap nih. Ayo kab n kota lain nyusul..!” balas @agustiana22 atas tweet Dede Yusuf.

Akun @hendrawanYoseph juga mendukung kebijakan tersebut. “setuju, kesehatan adalah hak warga negara, bukan rakyat yg mesti iuran bulanan” balasnya.

Ada juga yang mempertanyakan kebijakan itu apakah melanggar UU atau tidak. Akun @affandiasri misalnya mempertanyakan konsekuensi atas keputusan itu. “bknnya bpjs wajib menurut uu kang, apa ada da@pak hukum bgi birokrat yg memutus” tanyanya.

Mendapat balasan demikian, Dede Yusuf membalas dengan menyebut kebijakan Pemkab Gowa tersebut akan dibawa ke raker kedepan. Meskipun ia tidak rinci raker apa yang dimaksud namun kemungkinan Raker Komisi IX (Tenaga Kerja, Kependudukan, Kesehatan) DPR RI. Dede memang merupakan Ketua Komisi IX.

Diketahui, Dalam keterangan pers Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL mengatakan, Bentuk kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk kategori integrasi Penerima Bantuan Iuran (PBI), itu hanya berlaku selama satu tahun, dan bisa diperpanjang dan juga tidak. Namun sejak awal januari, dirinya memutuskan untuk tidak diperpanjang.

Adnan menambahkan bahwa Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi yang cukup panjang, apalagi kebijakan BPJS sangat bertolak belakang dengan program kesehatan gratis yang dicanangkan oleh Pemkat Gowa.

Ia berjanji, sebanyak 119 ribu jiwa peserta BPJS Kesehatan kategori PBI yang telah dinonaktif itu, akan menjadi tanggung jawab Pemkab Gowa dalam program kesehatan gratis nantinya. (RS/fajar)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top