Kisah Asmara Terlarang, Berakhir dengan Usus Terburai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Kisah Asmara Terlarang, Berakhir dengan Usus Terburai

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Suasana di simpang empat Sempaja, Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda Utara, Kamis (5/1) malam kemarin, mendadak mencekam. Bak adegan di film laga, kejar-kejaran antara pengendara motor dan sebuah mobil berakhir dengan aksi berdarah di tengah keramaian.

Satu orang korban, Baharuddin (47) terkapar dengan luka serius di perut. Bahkan ususnya terburai hingga akhirnya dilarikan menuju RSUD AW Sjahranie.

Sementara pelaku yang diketahui bernama Misran (30) dan adiknya Anwar (27), langsung kabur menjauhi kerumunan warga dengan menggunakan motor trail dengan nomor polisi (nopol) KT 2978.

Saksi mata di tempat kejadian menyebut, dua pelaku yang berboncengan mengejar mobil bernopol A 1187 KN dari arah Bengkuring menuju Simpang Sempaja. Mobil tersebut ditumpangi Baharuddin bersama kerabatnya, yakni sepasang suami istri dan anaknya.

“Saat itu saya sedang duduk di depan konter HP, tiba-tiba mobil dan motor tabrak kendaraan yang parkir, setelah itu pengendara motor langsung timpas sopir mobil dan penumpangnya,” ungkap Udin Noor (32) warga Jalan AW Sjahranie kepada Sapos.

Baharuddin saat menjalani perawatan intensif di RSUD AW Sjahranie, Kamis (5/1) malam. Foto kanan, Misran (kanan) menyerahkan diri beberapa jam setelah menikam korban.

Baharuddin yang ditemui di rumah sakit mengaku kenal namun tidak mengetahui nama pelaku. Dia pun menduga kejadian itu dipicu oleh seorang  wanita yang kerap menghubunginya untuk meminta uang.

Wanita tersebut, kata Baharuddin, mengaku kepada dirinya sebagai janda. Namun belakangan ternyata masih memiliki suami dan diduga pelaku penganiayaan itu merupakan suami dari wanita tersebut.

“Ada wanita yang peras saya, wanita itu mengaku janda sama saya dan yang serang saya itu ternyata suami wanita itu,” ungkap korban.
Tak lama berselang setelah kejadian itu, kedua pelaku ternyata menyerahkan diri ke Polsekta Samarinda Utara. Keduanya saat ini tengah menjalani pemeriksaan.

“Pelaku sudah berada di Polsek, saat ini kami lakukan pemeriksaan, kami masih menunggu kondisi korban membaik,” ungkap Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Erick Budi Santoso. (kis/beb)

Click to comment
To Top