Hadehh.. Jatah BBM Bersubsidi Masih Belum Jelas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Hadehh.. Jatah BBM Bersubsidi Masih Belum Jelas

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN – Jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Balikpapan di tahun 2017 masih belum jelas. Pasalnya Pemkot Balikpapan masih belum menerima informasi mengenai kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk tahun ini. Biasanya informasi mengenai jatah BBM selalu diinformasikan secara tertulis oleh Pertamina setiap awal tahun.

Penjelasan itu disampaikan oleh Asisten II Bidang Perekonomian Setkot Balikpapan Sri Soetantinah. “Sampai saat ini, kami belum menerima informasi mengenai kuota 2017. Biasanya Pemkot selalu diberikan surat secara tertulis mengenai kuota BBM untuk wilayah Balikpapan per tahun. Jadi di situ (surat pemberitahuan), nanti akan ada (jatah) yang subsidi aja. Premium, solar, sampai elpiji,” kata dia kepada Balikpapan Pos, Jumat (6/1).

Sehingga perempuan berkerudung itu, masih belum mengetahui apakah hingga memasuki pekan kedua Januari ini, apakah jatah BBM bersubsidi untuk Balikpapan mengalami pengurangan. “Coba dikonfirmasi ke Pertamina, karena kami belum dapat (data) kuota yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” pinta Tantin — biasa Sri Soetantinah disapa.

Dalam beberapa hari ini, Pemkot Balikpapan akan menyurati Pertamina Refinery Unit (RU) V, untuk meminta data mengenai kuota BBM bersubsidi untuk tahun 2017. Sehingga Pemkot Balikpapan memiliki data yang dapat disampaikan ke masyarakat, untuk menepis informasi yang beredar di masyarakat. Terutama mengenai kelangkaan BBM, yang diakibatkan berkurangnya jatah BBM bersubsidi untuk Balikpapan.

Jika kuota BBM bersubsidi untuk Balikpapan benar-benar dikurangi, Pemkot Balikpapan pun akan memastikan kebenaran informasi tersebut. Dengan meng-kroscek langsung ke lapangan, dengan dengan kelangkaan BBM yang diakibatkan oleh kuota yang berkurang tersebut. “Nanti akan kami lihat. Kalau memang ada program pemerintah yang memang mengurangi, ya nanti kita bicarakan. Bisa dibahas lah bersama-sama. Misalnya nanti premium (bersubsidi) hanya ditujukan untuk angkot (angkutan kota). Atau kami batasi seperti yang lalu. Kan kami punya instrumen, untuk mengatur kuota yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Oleh karenanya, perempuan yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan itu, masih belum bisa berkomentar banyak, sebelum mendapat informasi mengenai berapa kuota BBM bersubsidi untuk Balikpapan. “Nanti tau-tau kuotanya cukup, ya kami batasi seperti yang lalu saja, misalnya, Kalau misalnya enggak cukup, nanti SK (Surat Keputusan Wali Kota)-nya bisa lebih jelas diperuntukkan kepada siapa. Kan pasti subsidi ini, ada maksud dan tujuannya, kepada yang enggak mampu. Kami bisa fasilitasi dengan mengatur,” tuturnya.

Tantin menjabarkan kuota bersubsidi jenis premium untuk Balikpapan pada tahun 2016, sebesar 133.482 kilo liter (kl) setahun. Sedangkan BBM subsidi jenis solar sebesar 61.085 kl. “Makanya Januari gini, datanya sudah diberikan. Jadi saya bisa bandingkan berapa jatah tahun dengan tahun ini. Apakah ada kenaikan atau enggak,” ujarnya.

Untuk diketahui, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik mulai, Kamis (5/1). Kenaikan harga terjadi untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) yakni pertamax, pertamax plus, pertamina dex, dexlite, pertalite, dan pertamax turbo. Seperti dilansir dari situs resmi pertamina, harga bahan bakar tersebut rata-rata mengalami kenaikan sebesar Rp 300,-.(rkp/yud)

loading...
Click to comment
To Top