Mengungkap Fakta Dibalik Daging Dari Ikan Salmon Berwarna Orange – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Mengungkap Fakta Dibalik Daging Dari Ikan Salmon Berwarna Orange

Daging ikan salmon

FAJAR.CO.ID – Pastinya dengan mendengar ikan Salmon, semua orang tahu bahwa ikan tersebut memiliki daging berwarna jingga kemerahan. Ikan Salmon dikenal memiliki protein dan vitamin D yang tinggi, juga memiliki kandungan Omega 3 yang baik untuk mengontrol kolesterol jahat di dalam tubuh.

Namun mungkin pembaca belum tahu ada fakta ikan Salmon yang cukup mengejutkan. Pernahkan anda memikirkan bagaimana bisa seekor ikan Salmon memiliki daging berwarna jingga hingga terkadang bisa memerah?

Jawabannya, ikan Salmon liar mencari makanannya sendiri, salah satunya adalah udang-udangan dan zooplankton yang memiliki zat pigmen karotenoid astaxanthin dan canthaxantin.

Namun bagaimana jika ikan Salmon tidak mendapatkan pakan yang memiliki kedua zat pigmen tersebut? Jawabannya, mereka tidak akan memiliki daging berwarna jingga kemerahan, tetapi lebih kearah abu-abu pucat seperti ikan pada umumnya.

Dan kebanyakan ikan Salmon yang ada di peternakan tidak diberi makan udang-udangan untuk menghemat biaya.

Salmon budidaya diberi pewarna identik astaxanthin (E161j) dan canthaxanthin (E161g) untuk memberi warna pada dagingnya, sehingga menarik konsumen.

Beberapa perusahaan yang menyediakan pasokan ikan Salmon biasanya memberikan katalog pewarna buatan kepada penguasa ikan Salmon. Sehingga mereka bisa memilih warna daging yang menurut mereka paling baik untuk dijual lagi ke masyarakat umum.

Sebenarnya pemberian pewarna makanan ini akan aman bagi tubuh manusia jika tidak dikonsumsi berlebihan.

Tujuan pewarnaan ini hanya mempercantik daging ikan saat disajikan. Namun jika tubuh kita memiliki asupan pigmen canthaxanthin yang berlebih dapat mempengaruhi kesehatan mata.

Fakta ikan Salmon lain yang cukup mengejutkan adalah terkadang daging ikan ini mengandung parasit anisakis atau jenis cacing lainnya. Parasit yang berbentuk seperti cacing ini biasanya mendiam di tubuh ikan. Ketika ikan dimakan mentah-mentah, parasit tersebut akan berpindah hidup di tubuh kita dan berkembang biak.

Hal ini cukup berbahaya, tetapi hingga saat ini jenis makanan Salmon Sashimi dan juga jenis Sushi ala Jepang, yang menggunakan daging salmon mentah segar masih eksis. Padahal jika dimasak dengan baik, parasit itu akan mati, sehingga jika termakan tidak akan berbahaya bagi tubuh. (rob/FAJAR)

loading...
Click to comment
To Top