Persebaya Kesulitan dengan Regulasi Umur di Divisi Utama – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Bola

Persebaya Kesulitan dengan Regulasi Umur di Divisi Utama

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Regulasi baru divisi Utama yang rencananya akan diterapkan di musim 2017 ini, memaksa Persebaya Surabaya harus memutar otak semaksimal mungkin.

Regulasi tersebut berkenaan dengan pembatasan umur yang ditentukan bahwa hanya dua pemain yang boleh berusia di atas 35 tahun dan lima pemain dengan usia maksimal 25 tahun dan sisanya dari U-21.

Yang memberatkan bagi tim berjuluk Green Force itu adalah masa persiapan yang hanya menyisakan setidaknya tiga bulan saja. Sementara, pemain-pemain muda mumpuni sudah menjadi milik tim-tim lain yang berkompetisi di ISL.

Hal itu diungkapkan manajer Persebaya, Choesnoel Farid. Ia menyebut, pihaknya memang banyak melakukan pendekatan kepada pemain yang berusia di atas 25 tahun untuk skuad Persebaya.

“Regulasi itu jelas membuat pekerjaan kami bertambah berat. Sejauh ini mayoritas negosiasi kami berkutat kepada pemain di atas 25 tahun,” ungkap Choesnoel.

Sejumlah nama pemain berusia 25 tahun lebih itu diantaranya, Jusmadi, Rendi Irwan, T.A. Musafri hingga Bobby Satria.

Itu belum termasuk beberapa pemain senior yang rutin ikut berlatih bersama Persebaya. Yakni, Mat Halil, Dedy Sutanto dan Jefri Prasetiyo yang masing-masing sudah di atas 30 tahun.

“Idealnya tempat pemain di atas 25 tahun memang bertanding di kasta tertinggi,” sambung pemilik klub internal FFC dan Al-Rayyan tersebut.

Namun, manajemen tidak akan menyerah. Untuk menyiasati regulasi, mereka bakal memaksimalkan talenta dari klub-klub internal Persebaya.

Manajemen makin optimistis karena beberapa pemain muda klub internal pernah mendapat kepercayaan turun di beberapa uji coba.

“Sudah waktunya pemain klub internal diberi kepercayaan lebih. Kalau sudah begitu, mental dan skill kan juga terasah. Imbasnya juga bagus bagi klub dan pemain yang bersangkutan,” pungkas Farid. (Fajar/jpg/pojoksatu)

loading...
Click to comment
To Top