Begini Cara Paslon Cegah Politik Uang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Begini Cara Paslon Cegah Politik Uang

FAJAr.CO.ID, SAROLANGUN – Dua pasangan Cabup dan Cawabup Sarolangun, Muhammad Madel-Musharsyah dan Cek Endra-Hilallatil Badri menegaskan komitmennya untuk mengedepan politik bersih pada pilkada yang hari H pencoblosannya jatuh pada 15 Februari 2017 mendatang.

Tim sukses kedua pasangan sama-sama mewaspadai politik uang jelang pemungutan suara di dua daerah di Provinsi Jambi itu.

Hapis Hasbiallah, Ketua tim Koalisi Madel-Musharsyah mengatakan pihaknya akan kandidatnya tidak akan menciderai demokrasi dengan bermain politik kotor.

Baginya, politik bersih tetap harus dikedepankan untuk melahirkan pemimpin yang amanah.

“Kami tim Madel-Har komitmen untuk tidak melakukan money politik. Kita ingin Pilkada ini bersih,” ujarnya kemarin.

Dia mempercayakan sepenuhnya terhadap Panwas dan Aparat Kepolisian untuk melakukan pengawasan. Dia yakin kedua lembaga ini akan menetralisir adanya kecurangan money politik.

“Untuk antisipasi adanya kecurangan, kami percayakan kepada yang berwenang seperti Banwaslu, Panwaslu dan aparat kepolisian,” katanya.

Disamping itu, pihaknya juga menyiapkan strategi untuk turut mengawal Pilkada Kaupaten Sarolangun dari kecurangan yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Untuk yang lain tentu kami juga punya strategi lain, tapi belum bisa kami sampaikan,” bebernya.

Disisi lain Yusuf Helmi, Ketua Tim Pemenangan Cek Endra- Hilallatil Badri juga komitmen mengedepankan politik bersih.

Dirinya bersama tim pemenangan lainya sudah mempersiapkan segala sesuatunya agar tidak terjadi kecurangan.

“Dan kami juga berkomitmen untuk tidak melakukan money politik. Tapi untuk mengantisipasi adanya kecurangan dari tim lawan, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya seperti menempatkan satu orang di setiap TPS untuk mengawasi,” jelasnya.

Menurutnya, semua wilayah dan kecamatan di Sarolangun rawan terjadinya money politik. Tapi dirinya tetap optimis bisa mengatasi kendala tersebut.

“Semua Kecamatan kami anggap rawan, tapi kami punya strategi untuk mengatasi terjadinya kecurangan itu,” sebutnya. (hnd)

To Top