DPR Usul Pembentukan Pansus Makar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

DPR Usul Pembentukan Pansus Makar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus dugaan makar yang dituduhkan kepada 11 tokoh nasional terus menuai kritik dari parlemen. Kasus tersebut dianggap dipaksakan. Untuk membongkar kasus tersebut, DPR pun berencana membentuk panitia khusus (Pansus).

”Saya usulkan agar dibentuk Pansus, supaya masalah ini terang benderang dari mana asal usulnya. Saya minta kepada pimpinan DPR mendukung pembentukan Pansus,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Wenny Warouw di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (10/1).

Untuk itu, Wenny juga mengusulkan agar sejumlah tokoh yang menjadi tersangka kasus makar menemui Komisi III DPR untuk mendorong terbentuknya Pansus Makar. Sebab, kata mantan penyidik Polri itu, pemeriksaan penyidik terhadap para tersangka kasus dugaan makar tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

”Saya sebagai mantan penyidik, mendengar keterangan dari saudara soal pemeriksaan itu, saya terus terang merasa geli,” tegasnya dilansir INDOPOS (Jawa Pos Group).

Mendengar ada legislator yang mewacanakan pembentukan pansus makar, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon pun menyambut hal tersebut. Baginya kasus makar yang dituduhkan oleh kepolisian terhadap para tokoh nasional terkesan dipaksakan dan lemah pembuktiannya.

”Itu hak anggota untuk wacana pansus makar. Nanti tinggal berapa yang menandatangani pansus itu. Karena memang tak ada bukti dan kasus ini lemah,” ucapnya disaat menerima audiensi tersangka kasus makar di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/1).

Mereka yang hadir untuk mengadukan tuduhan makar, diantaranya, Rachmawati Soekarnoputri, Hatta Taliwang, Ahmad Dhani, dan Kivlan Zein. Setelah mendengarkan aduan para tokoh tersebut, Fadli melihat ada yang perlu didalami dalam proses penangkapan 11 orang yang dituduh akan melakukan makar.

”Mereka (para tokoh terduga makar) ingin perkara ini dihentikan. Menurut saya kalau tidak ada bukti nyata, hanya analogi, mimpi-mimpi sebaiknya dihentikan sajalah perkara ini karena energi bangsa bisa untuk hal-hal yang lebih positif,” harapnya.

Politikus Gerindra ini menilai tuduhan makar pada 11 orang ini juga tidak terbukti. Pasalnya, apa yang diinginkan oleh para tokoh aktivis itu hanya ingin melakukan pertemuan dengan MPR. ”Yang mereka lakukan juga terbuka transparan, mereka kan tokoh politik, mereka ingin hadir di MPR, itu kan saluran yang konstitusional,” katanya.

”Ke kepolisian juga kami himbau kalau tidak ada hal yang nyata di perkara ini dihentikan saja. Saya akan teruskan aspirasi ke pihak tertentu, komisi III sesuai keinginan mereka,” tandasnya. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top