Honorer Bondong-bondong ‘Serbu’ RSUD, Ada Apa? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Honorer Bondong-bondong ‘Serbu’ RSUD, Ada Apa?

FAJAR.CO.ID, BONTANG- Salah satu syarat yang harus dilakukan honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang agar dapat melanjutkan pekerjaannya, mereka harus melampirkan surat kesehatan dan keterangan bebas narkoba.

Sebab para honorer tersebut status kepegawaiannya adalah kontrak per tahun. Dan untuk diketahui, per 31 Desember 2016 lalu masa kerja mereka telah berakhir.

Karena itu, Senin (9/1) ada pemandangan yang berbeda dari biasanya di RSUD Taman Husada Bontang. Puluhan pegawai honorer terlihat memadati rumah sakit tersebut.

Mereka terlihat sibuk mengantre untuk mengurus surat keterangan sehat dan bebas narkoba. Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Taman Husada, Bahauddin mengatakan, pihaknya menyiapkan tim khusus untuk melayani para honorer. Sehingga pelayanannya tidak digabung dengan yang lain. “Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Bontang (BKPP),” ujarnya.

Per hari, sebutnya, hanya 60 orang saja yang dilayani. Mulai dari pukul 08.00 Wita hingga 10.00 Wita. “Di luar waktu itu, mohon maaf tidak kami layani,” tuturnya.

Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi membeludaknya honorer yang ingin membuat surat kesehatan dan bebas narkoba.

Diketahui, beberapa SKPD sudah ada yang melakukan penerimaan. Seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan.  “Kontrak habis, saya diberitahu untuk membuat lamaran kerja baru lagi yang juga harus menyertakan surat kesehatan dan surat keterangan bebas narkoba,” kata Lukman, honorer Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Sehari-hari Lukman bertugas di bagian penjagaan. Lukman cukup optimistis bisa kembali bekerja. “Yang dikurangi itu bagian kantor. Kalau saya ini Insya Allah dikontrak lagi lah. Kalau tidak, yang jaga siapa,” ujarnya. (soh/rin)

Click to comment
To Top