Karena Cemburu, Tetangga Langsung di Dorr! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Karena Cemburu, Tetangga Langsung di Dorr!

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, TENGGARONG- Sabtu (7/1) sore, sejumlah petugas Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mengepung sebuah rumah kontrakan, terletak di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Ya, rumah tersebut diduga jadi tempat persembunyian Rudi (40), warga Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga, Kukar. Rudi diburu polisi lantaran diduga menghabisi tetangganya di Pendingin, bernama Suryadi pada Minggu (25/12) lalu.

“Pelaku (Rudi, Red) berhasil dibekuk petugas kami sekitar 9 hari setelah mayat korban (Suryadi, Red) ditemukan terapung di Sungai Muara Kembang Dalam, pada Jumat (30/12) lalu,” ungkap Kapolres Kukar AKBP Fadillah Zulkarnaen, didampingi Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKP Yuliansyah kepada Sapos.

Ketika mengetahui persembunyiannya dikepung petugas Sat Reskrim Polres Kukar dibantu anggota Jatanras Polda Kalsel, ternyata nyali Rudi langsung ciut. Pria itu kemudian menyerahkan diri. Dalam rumah kontrakan tersebut, beberapa hari terakhir Rudi tinggal bersama istrinya. Kepergian mendadak pasangan suami istri (Pasutri) itu setelah Suryadi menghilang, bahkan belakangan ditemukan jadi mayat, membuat polisi curiga.

“Karena pelaku masih bertetangga dengan korban. Makanya begitu mayak korban ditemukan, lalu petugas kami menyelidiki di lapangan, diketahui Rudi dan istrinya juga menghilang. Nah, belakangan kami dapat informasi jika pasutri tersebut ke Kalsel. Jadi penyelidikan langsung diarahkan ke sana (wilayah Kalsel, Red),” kata Yuliansyah, lagi.

Sementara ini diketahui jika Rudi menghabisi Suryadi lantaran cemburu. Rudi menduga istrinya “main hati” dengan Suryadi. Tapi sejauh ini Rudi belum bisa mendapatkan bukti terkait dugaan perselingkuhan istrinya dengan korban. Entah bagaimana awalnya, Rudi langsung mencegat laju motor Suryadi saat Minggu (25/12) sore, ketika melintas di jalur poros Sangasanga-Muara Jawa.

Pelaku langsung menanyakan tentang isu tentang kedekatan istrinya dengan korban. Tapi korban membantah hal itu. Sehingga pelaku emosi dan menantang korban berkelahi di Muara Kembang Dalam. Korban langsung menerima tantangan pelaku. Nah, begitu keduanya bertemu di kawasan Muara Kembang Dalam itulah Rudi langsung mengambil senjata api (senpi) rakitan yang selalu dibawa dalam mobilnya.

“Korban langsung terkapar saat ditembus peluru senpi rakitan milik pelaku. Korban diduga tewas kemudian mayatnya dibuang ke Sungai Muara Kembang Dalam. Sedangkan pelaku langsung kabur dan akhirnya tertangkap di Banjar,” ujarnya.

Sekadar informasi, seperti biasanya Iyan (28), warga RT 07 Kelurahan Muara Kembang Dalam, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kukar, berangkat ke tempat kerjanya di sebuah perusahaan menggunakan perahu bermotor. Namun Jumat (30/12) kemarin, sekira pukul 11.00 Wita, saat mengemudikan perahunya melintas perairan Sungai Muara Kembang Dalam, Iyan kaget melihat sosok mayat seorang pria terapung di permukaan sungai.

Tanpa buang waktu Iyan memberitahukan hal itu kepada warga lainnya. Selanjutnya penemuan mayat itu juga dilaporkan ke Polsek Muara Jawa. Tidak begitu lama Kapolsek Muara Jawa AKP Triyanto beserta sejumlah anggotanya juga tiba di lokasi kejadian. Mayat pria tak dikenal lalu dibawa ke tepi sungai. Kabar penemuan mayat tersebut juga disampaikan ke Polsek Sangasanga, maupun Satuan Polairud bermarkas di Kecamatan Anggana.

Semula tidak diketahui identitas mayat pria muda tersebut. Namun belakangan, tepatnya begitu Kapolsek Sangasanga Iptu Rinang Pustoko bersama anggota Sat Polairud sampai di tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat, terungkap jika korban bernama Suryadi, warga RT 03 Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga.

“Pihak keluarga korban sudah kehilangan sejak Minggu (25/12) lalu. Hal itu juga sudah dilaporkan ke Polsek Sangasanga pada Senin (26/12). Ternyata korban ditemukan sudah jadi mayat, terapung di perairan Sungai Muara Kembang Dalam, wilayah Kecamatan Muara Jawa,” ujar Kapolsek Muara Jawa AKP Triyanto.(idn/beb)

 

loading...
Click to comment
To Top