Status Pulih, Persebaya Sibuk Berburu Pelatih – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Bola

Status Pulih, Persebaya Sibuk Berburu Pelatih

FAJAR.CO.ID SURABAYA – pasca-pemulihan status di kongres PSSI Bandung, Persebaya langsung tancap gas.

Manejemen bajul ijo ini mulai menyusun kepengurusan baru karena berkaitan dengan bakal masuknya investor.

Selain itu juga, mulai berburu pelatih dan pemain.

Mereka sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri untuk tampil di kompetisi Divisi Utama, Maret mendatang.

Khusus untuk pelatih dan pemain, manajemen tidak ingin asal-asalan tunjuk pelatih dan pemain, karena dengan nama besar Persebaya, maka skuat tim Green Force harus bermaterikan kelas A.

Manajer sekaligus ketua pembentukan tim Persebaya, Chusnoel Farid, menyatakan pihaknya sudah menyusun beberapa agenda rapat Persebaya.

Di antaranya membahas perburuan pelatih dan pemain proyeksi Divisi Utama 2017.

Selain itu, bila ada kemungkinan forum tersebut juga dilanjutkan dengan memutuskan pejabat struktural yang akan mengendalikan Persebaya, berkaitan dengan masuknya investor yang kabarnya akan menguasai 70 persen saham Persebaya.

Farid juga mengaku belum dapat menyebutkan gamblang calon-calon pelatih Persebaya.

Kendati demikian, Farid menegaskan calon pelatih harus benar-benar berkualitas.

Dia menyebutkan pelatih Persebaya nanti harus memenuhi klasifikasi yang ditentukan PSSI, yakni minimal berlisensi A Nasional atau B AFC.

Meski begitu, Persebaya sudah memiliki gambaran soal kriteria pemain yang akan mereka rekrut.

“Pemain Persebaya nanti harus memiliki kemampuan di atas rata-rata karena kami tak mau setengah-setengah dalam membangun tim,” kata Farid.

Selain memasukkan lima pemain senior yang sudah mulai menua seperti Mat Halil, Dedi Sutanto, Jefri Prasetyo, Satrio Syam, dan satu pemain senior lainnya, mereka juga mencomot dari klub internal.

Selebihnya, ada peluang melalui mekanisme seleksi terbuka guna mendapatkan pemain yang diinginkan.

Namun, soal rekrutmen, manajemen rencananya akan lebih dulu membahasnya dengan pelatih terpilih guna menyamakan visi dan misi.

Farid mengaku belum tahu mekanisme apa yang akan dipakai pelatih nanti dalam proses merekrut pemain anyar.

Persebaya sendiri memang tak mau main-main. Di musim pertamanya kembali berkompetisi, mereka langsung menyasar target tinggi, yakni promosi ke kompetisi kasta tertinggi.

“Kami sadar, target ini sangatlah sulit. Tapi, kami juga tidak mau hanya bertahan di kompetisi level dua seperti ini. Tempat Persebaya adalah di kompetisi kasta tertinggi,” tegas Farid.

loading...
Click to comment
To Top