Awalnya Tangkap Satu Penjual, Satunya Lagi Tinggal Dipancing, STRIKE!! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Awalnya Tangkap Satu Penjual, Satunya Lagi Tinggal Dipancing, STRIKE!!

ternsangka priani

FAJAR.CO.ID, SAMPIT-Kurang dari 24 jam, dua pelaku pengedar obat carnophen atau zenith diringkus aparat jajaran Polsek Baamang. Pelaku atas nama Nelly Dewi Putri (24) dan Priani (36) ini diamankan petugas di lokasi berbeda, Senin (9/1). Sementara total barang bukti yang diamankan sebanyak 452 butir zenith.

Sebelum menciduk Priani di kediamannya, Jalan Walter Congrad Gang Firdaus, anggota buru serga (buser) lebih dulu mengamankan Nelly. Lokasi penangkapan terhadap keduanya tidak terlalu jauh. Pasalnya  sama-sama merupakan warga di jalan yang sama.

Kapolres Kotim, AKBP Hendra Wirawan melalui Kapolsek Baamang, Iptu I Made Rudia mengatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat  yang diperoleh anggotanya. Tidak ingin menunggu lama, pengintaian pun dilakukan. Namun lebih dulu terhadap Nelly.

Setelah dilakukan pemantauan, penangkapan dengan cara menggerebek rumah pelaku pun dilakukan. Tidak hanya anggota kepolisian, ketua RT setempat juga dipanggil untuk ikut mendampingi.

“Pelaku Nelly langsung diamankan usai mengedarkan zenith kepada pelangganya. Barang bukti yang diamankan 52 butir zenith dan uang Rp74 ribu yang diduga hasil penjualan,” kata kapolsek kepada Rakyat Sampit, Selasa (10/1).

Berdasarkan “kicauan” Nelly, diketahui jika ada jaringan atau pelaku lain atas nama Priani yang rumahnya ternyata tak jauh dari lokasi penangkapan pertama. Tanpa menunggu perintah, anggota kembali bergerak untuk memburu sang target, Priani.

Menggunakan metode penyamaran, anggota mendatangi rumah pelaku untuk membeli zenith. Rupanya pelaku tidak mengetahui ataupun mengenali jika calon pembelinya adalah seorang polisi.

“Pelaku masuk ke dalam perangkap dan memberikan zenith kepada anggota yang sedang menyamar. Saat itu langsung ditangkap. Kami juga melakukan penggeledahan dan menemukan 400 butir zenith,” ungkap Made.

Setelah digelandang dan dilakukan pemeriksaan akhirnya keduanya ditahan untuk proses selanjutnya. Kedua pelaku dikenakan Pasal 197 KUHP atau Pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman kurungan 15 tahun. (son/ang)

To Top