Gara-gara Makan Babi, 99 Orang Langsung Tepar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Gara-gara Makan Babi, 99 Orang Langsung Tepar

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, SANGGAU- Kasus keracunan makanan kembali terjadi di Kabupaten Sanggau, Kalbar. Puluhan orang warga Desa Empiyang, Kecamatan Jangkang, akibat pusing dan muntah-muntah. Laporan wartawan dari Kepolisian Resor Sanggau, sedikitnya 99 orang warga setempat dilarikan ke rumah sakit karena diduga mengkonsumsi daging babi yang sudah dimasak. Daging tersebut diduga memicu keracunan sejumlah warga. Kejadian ini membuat warga setempat waswas.

Senin (9/1) Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sebagaimana dilaporkan bahwa pada Minggu (8/1) sekitar pukul 08.00 pagi telah dilaksanakan acara bersama di Desa Empiyang, Jangkang dan berakhir sekitar pukul 13.00.

Begitu acara selesai, pihak penyelengara membagikan bungkusan makanan yang di dalamnya berisi nasi dan lauk daging babi yang sudah dimasak kepada seluruh yang hadir. Menurut informasi bahwa lauk daging babi tersebut dimasak pada Sabtu (7/1) sekitar 16.00.

Peristiwa naas pun terjadi ketika warga memakan lauk daging babi tersebut. Baru saja mengkonsumsi sekitar 15-20 menit, warga merasakan pusing yang begitu kuat dan mual-mual. Tak sampai di situ, warga kemudian mengalami muntah-muntah dan diare. Akibat kondisi tersebut, warga langsung dibawa ke Puskesmas Balai Sebut untuk mendapat perawatan medis.

Dari 99 orang korban, 53 orang diantaranya laki-laki dan 46 orang lagi wanita. Dari hasil pemeriksaan medis sebanyak 18 orang harus dirawat inap karena kondisinya sudah parah dan 81 orang dinyatakan baik dan dilakukan rawat jalan.

Pemeriksaan pada Senin pagi, kondisi pasien yang dirawat inap sudah mulai membaik dan dipersilakan untuk pulang. Kepolisian sendiri telah mendatangi lokasi dan mengambil sampel makanan dan daging babi tersebut.

Hingga kemarin, Polsek Jangkang dan Polres Sanggau sedang menangani kasus ini lebih lanjut. “Iya, sedang kami tangani dan sedang dicari tahu penyebab keracunannya apa,” terang Kapolres Donny. (Kiram Akbar)

Click to comment
To Top