Harga Makin Melejit, Pelajar SMP Nekat Curi Cabai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Harga Makin Melejit, Pelajar SMP Nekat Curi Cabai

FAJAR.CO.ID, BRANGSONG – Harga jual cabai yang sangat tinggi rupanya menginspirasi tiga bocah yang masih duduk di bangku SMP. Namun, ide mereka salah. Ya, mereka nekat mencuri cabai di sawah di Dukuh Sudimoro, Desa Kertomulyo, Kecamatan Brangsong, Rabu dini hari (11/1).

Kejadian bermula saat petani cabai, Nurudin (35) memergoki tiga anak tersebut tengah asyik memetik cabai yang berada di sawah miliknya sekira pukul 01.00 WIB. Di sawah seluas 1 hektar tersebut, mereka tidak menyangka akan bertemu langsung dengan Nurudin. Sebab, aksi dini hari diperirakan aman dari pantaun pemilik.

“Saya kemudian segera memanggil warga lainnya untuk mengepung mereka saat berada di sawah,” ujarnya. Tiga anak yang masih berusia 12-13 tahun ini, hampir saja dipukuli warga beramai-ramai. Mereka kemudian diseret ke rumah Ketua RT setempat, beserta barang bukti tiga Kilogram cabai dalam karung.

Menurut Nurudin, persoalan tersebut tidak sampai dilaporkan kepada pihak kepolisian, mengingat usia mereka masih relatif muda. Nama-nama mereka pun sengaja dirahasiakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

“Kasihan rasanya melihat anak-anak itu menangis saat diseret-seret warga. Saya sendiri tidak tega saat mau menampar. Soalnya waktu dijewer saja, mereka sudah menangis ketakutan,” tambahnya.

Terpisah, Ketua RT 2 Dukuh Sudimoro, Kazim (38) membenarkan kejadian penangkapan tiga bocah yang kedapatan basah saat mencuri cabai di daerahnya. Tiga anak tersebut ‘disidang’ secara tertutup selama hampir tiga jam di rumah Kazim, sebelum orang tua mereka dipanggil.

Dikatakan, berdasarkan keterangan yang didapat, tiga anak tersebut berasal dari dusun tetangga. Mereka mengaku jika hasil cabai curian tersebut, nantinya akan dijual di pasar, dan hasilnya untuk membeli minuman dan rokok.

“Peristiwa ini tidak sampai masuk ranah hukum atau dilaporkan polisi. Kami hanya memanggil orangtua mereka masing-masing, agar mendidiknya lebih baik lagi dan berharap agar kejadian pencurian tersebut jangan sampai terulang kembali,” terangnya. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top