Sadis! Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Sadis! Nenek dan Cucu Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok

FAJAR.CO.ID, PURBALINGGA – Eti Sularti (65) dan cucunya Hanani Sulma Mardiyah (24) ditemukan tewas di kediamannya RT 2 RW 1 Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Rabu (11/1) siang. Kondisi keduanya mengenaskan dengan luka gorokan senjata tajam di leher.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh anak korban, Sri Hastuti (52), sekitar pukul 13.00. Siang itu, Sri Hastuti pulang mengajar di SD 2 Kalikabong. Sebelum masuk rumah, dia kaget karena pintu dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci.

Alangkah kagetnya ketika dia masuk rumah langsung melihat ibunya, Eti bersimbah darah dan terlentang di lantai dengan leher luka menganga. Karena histeris, dia menjerit dan masuk kamar. Ternyata di dalam kamar, ia mendapati anak perempuannya, Hanani juga tergeletak di lantai bersimbah darah dengan kondisi sama seperti neneknya.

Jumari, istri Sri, terlihat lebih tegar. Dia mengatakan, selama ini anaknya tidak pernah curhat memiliki masalah dengan teman maupun keluarga dan rekan sebayanya. “Kami pada hari itu dan sebelumnya tidak pernah menerima firasat apapun. Bahkan sebelum saya dan istri kerja berangkat ke sekolah, kami masih bertegur sapa dengan Nani sapaan akrab anak saya dan Mbah Eti,” kata Jumari yang juga pendidik di SD 2 Serang ini.

Kasatreskrim Polres Purbalingga AKP Djunaidi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Belum diketahui apakah murni pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan. Namun, dari data awal olah TKP tidak ada barang-barang maupun uang milik korban yang hilang.

Selain itu, tidak juga ada tanda-tanda kerusakan di pintu ataupun jendela rumah. Kuat dugaan, pelaku memang sudah dikenal korban.
Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan, kedua jenasah dibawa ke RS Margono Soekarjo Purwokerto untuk keperluan otopsi.

Hanani merupakan alumni SMPN 3 Purbalingga angkatan 2009 dan SMA Negeri Bukateja tahun 2012. Hanani baru saja menyelesaikan studinya di Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun 2016 kemarin. Usai kabar pembunuhan tersebar melalui media sosial, ucapan belasungkawa terus berdatangan. (Fajar/JPG)

To Top