Walah, Pelanggan Waria Capai 1.231 Orang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Walah, Pelanggan Waria Capai 1.231 Orang

FAJAR.CO.ID, PEKALONGAN – Wanita setengah pria (Waria) makin terbuka mangal di tempat-tempat umum di Kota Pekalongan. Jumlah mereka terus meningkat seiring banyak pria menjadi pelanggan mereka. Nah, waria masuk dalam salah satu populasi kunci yang berisiko menyebarkan HIV/AIDS.

Berdasarkan data Kemenkes, pada tahun 2012 saja jumlah waria diperkirakan mencapai 68 orang dengan jumlah pelanggan 1.231 orang. Data tersebut berdasarkan estimasi populasi kunci Kabupaten Pekalongan yang bersumber dari Kemenkes 2012.

Hal itu diungkapkan Muhammad Iqbal Masruri, selaku Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Pekalongan. Dia tidak membantah, adanya hotspot atau lokasi kumpul para waria di Kabupaten Pekalongan. Sampai saat ini, Kabupaten Pekalongan belum ada LSM yang menjangkau komunitas berisiko AIDS, seperti waria, maupun kaum gay.

“Sekarang belum ada yang mendirikan, sehingga kelompok berisiko ini belum dapat diterima dan belum ada pembinaan yang intensif,” jelasnya.

Dikatakan, waria adalah lelaki yang memiliki orientasi seks layaknya perempuan. Pada dasarnya, sebagian besar dari mereka memiliki aktivitas keseharian seperti lelaki pada umumnya. Namun, di waktu-waktu tertentu berdandan seperti perempuan.

“Hubungan seks antara waria (laki-laki) dengan pelanggannya ini bisa menjadi faktor penyebaran wabah AIDS,” kata dia.

Untuk mengurangi risiko penyebaran HIV itu, pihaknya akan membentuk jejaring setiap kelompok berisiko. “Kita akan menggait pemimpin mereka, dari situ nanti kita akan melakukan pembinaan,” tambahnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Selasa (3/1) dini hari, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan berhasil menjaring delapan waria yang tengah mangkal di Lapangan Bebekan Kedungwuni. Parahnya, ketika diperiksa terdapat kondom di tas mereka.

Penjaringan yang dilakukan tengah malam itu sempat membuat kaget para waria, hingga mereka tak bisa lari dari kejaran para petugas. Mereka yang berhasil ditangkap, kemudian dibawa ke Aula Kecamatan untuk diberikan pembinaan dan teguran. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top