Yang Tertimpa Kayu Itu Suadi, Dia Meninggal Seperti ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Yang Tertimpa Kayu Itu Suadi, Dia Meninggal Seperti ini

Sudah meninggal karena tertimba kayu log

FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR – Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa identitas korban, didapati bahwa korban tertimpa kayu log pond di Sekatak, bernama Suandi (24). Suandi merupakan warga Kelurahan Karang Balik, Kota Tarakan (bukan Sekatak seperti diberitakan kemarin).

“Jadi dia ini adalah orang Tarakan yang kerjanya di perusahan kayu milik PT Intraca,” ujar Kapolres Bulungan, AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kapolsek Sekatak Ipda Misbah Munir kepada Kaltara Pos, melalui sambungan telepon, Selasa (10/1) kemarin.

Dijelaskan kembali oleh Ipda Misbah Munir, kejadian nahas itu terjadi Minggu (8/1) lalu sekira pukul 13.15 WITA. Saat itu Suandi ingin memperbaiki tali yang mengikat kayu yang ada di atas mobil logging. Namun tiba-tiba kayu yang sudah tidak ada penahannya meluncur deras lalu menghantam kepala korban.

“Itu tengah hari kejadiannya. Saat itu dia sedang melepaskan tali sling lalu menggulung tali tersebut tepatnya di samping logging,” jelansya.

“Karena kayu itu tersusun, barangkali ada yang goyang, makanya tergeser lalu meluncur turun dan menimpa kepala korban dan pecah. Di situ korban tidak sadarkan diri. Ketika dibawa ke Puskesmas, korban meninggal dunia,” sambungnya.

Saat itu korban yang menggunakan kaos merah dengan celana pendek warga putih ini sudah banyak kehilangan darah. Setelah itu, korban yang sudah tidak bernyawa ini langsung dibawa ke Tarakan. Korban akan dimakamkan di tempat tinggalnya sendiri di Karang Balik, Tarakan.

Diberitakan Selasa (10/1) kemarin, Peristiwa itu terjadi ketika korban sedang mengecek kondisi mobil yang dia gunakan. Namun nasib berkata lain. Kayu tiba-tiba jatuh lalu menimpanya.

Hal itu dibenarkan pula Kapolres Bulungan, AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kapolsek Sekatak Ipda Munir saat dikonfirmas Kaltara Pos melalui sambungan whastapp, kemarin (9/1). Kejadian itu, kata Munir, bermula ketika korban hendak membuka tali sling yang terdapat di salah satu mobil pemuat kayu atau biasa disebut mobil logging.

Saat itu, mobil tersebut sedang bermuatan kayu log. Karena tak ada penghalang, saat tali sling ditarik, kayu itu dengan mudah meluncur turun mengenai tubuh korban. Informasi yang didapatkan Kaltara Pos jika korban tersebut merupakan karyawan PT Intraca Hutan Lestari. “Jadi ini terjadi di log pond Pt Intraca Desa Selanyut, Sekatak Buji,” ungkapnya.

Sementara itu, kepolisian yang datang ke lokasi yang berjarak beberapa kilometer tersebut menyimpulkan, mobil yang menjadi pemicu adanya korban ini terparkir di dalam base camp PT Intraca. Ternyata, mobil yang sedang terparkir ini sedang rusak lantaran memang tak bisa jalan. “Katanya sih, coba mau perbaiki mobil tersebut. Hanya saja tanpa disadari rupanya sling tidak terpasang kuat,” tuturnya.

Perlu diketahui, Kecamatan Sekatak memang menjadi salah satu sentra penghasil kayu terbesar di Kabupaten Bulungan. Itu terlihat dari deretan pohon kayu kertas yang berbaris rapi, dari Sekatak Buji hingga perbatasan Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dari kondisi inilah menjadikan beberapa perusahan besar berdiri di Sekatak. Oleh karenanya sudah menjadi hal lumrah jika pekerjaan di sana banyak yang beralih menanam kayu.

Kembali ke korban, kata mantan Kanit Turjawali Sat Sabhara ini menuturkan, karena mobilnya sedang rusak, korban berniat memperbaiki mobil itu sendiri. Sementara pekerja lain saat itu masih beristirahat. Maksud hati untuk meringankan beban pekerjaan karyawan lain membuatnya melakukan pekerjaan itu sendiri. “Yang jelas, salah satu (kayu, Red.) yang agak besar terperosok turun, tidak salah-salah langsung kepala,” jelasnya.

Dari keterangan saksi yang ada di camp tersebut, mendapati korban tertimpa kayu, mereka langsung berlarian mendatangi korban jatuhnya kayu tersebut. Para karyawan langsung menolong korban. Karena melihat luka yang cukup serius di kepala, beberapa karyawan memapahnya masuk ke dalam mobil lalu dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sekatak. “Ada beberapa karyawan datang melapor ke sini (Polsek Sekatak, Red.),” tutupnya. (mul)

Click to comment
To Top