LENGKAP! Sekali Gerak 3 Pengedar Narkoba Tertangkap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

LENGKAP! Sekali Gerak 3 Pengedar Narkoba Tertangkap

tiga pengedar narkoba yang berhasil dibekuk, hanya dalam waktu 3 jam

FAJAR.CO.ID, BONTANG – Hanya dalam waktu 8 jam setelah penangkapan tersangka Frans Daud, Selasa (10/1) dini hari lalu, Unit Buser Sat Resnarkoba berhasil mengembangkan peredaran gelap narkoba di Bontang. Terbukti dengan tertangkapnya 3 pelaku pengedar narkoba, Selasa sekira pukul 16.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Andy Ervyn melalui Kasubag Humas Iptu Suyono mengatakan, bahwa sebelumnya pada Selasa (10/1) sekitar pukul 04.30 Wita anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang telah melakukan penangkapan terhadap tersangka atas nama Frans Daud atas kepemilikan  2 poket Sabu.

Kemudian, Polisi mengintrogasi Frans dan menurut keteranganny, dia telah bermufakat dengan Jamsidar alias Bombom (35) warga Jalan Anggrek Bukit Indah RT 27 Kelurahan Tanjung Laut untuk berbuat tindak pidana narkotika. Caranya dengan meminjamkan 1 unit sepeda motor merek Kawazaki Kaze R warna hitam dengan nomor polisi KT 2935 DJ. “Alasannya meminjamkan motor tentu untuk memperlancar penjualan sabu, jelas Suyono, Rabu (11/1) kemarin.

Tak hanya itu, Jamsidar juga memberikan pinjaman modal untuk membeli sabu kepada tersangka Andi Herul alias Heru.

Sekira  pukul 13.00 Wita  anggota Sat Resnarkoba melakukan penangkapan terhadap seorang  laki-laki yang baru diketahui dan setelah ditanya bernama Jamsidar alias Bombom di Jalan Anggrek Bukit Indah RT 037  Kelurahan Tanjung Laut  Kecamatan Bontang Selatan Kota Bontang.  “Saat dilakukan penggeledahan badan, tidak ditemukan barang yang diduga narkotika jenis sabu,” ujarnya.

Akhirnya, Polisi langsung menggeledah rumah tersebut dan hanya ditemukan  1 unit handphone merk Nokia warna hitam.

Handphone tersebut, digunakan tersangka untuk komunikasi dengan Frans dan diakui kepemilikannya oleh Jamsidar. “Tersangka pun diamankan ke Polres Bontang beserta barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Suyono.

Pukul 13.45 Wita, selang 45 menit, Polisi juga berhasil menangkap Maarif Poluan alias Arif (37) warga Jalan A. Yani RT 01 Nomor 26 Kelurahan Tanjung Laut. Penangkapan tersebut berdasarkan informasi adanya dugaan transaksi narkoba di rumah tersebut. Penggerebekan dilakukan dan terdapat Maarif yang kemudian dilakukan penggeledahan badan. “Di badannya tidak ditemukan, akhirnya penggeledahan dilanjutkan ke rumah pelaku dan menemukan beberapa barang bukti,” ujar dia.

Polisi menemukan 1 bungkus plastik klip kecil berisi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu dan disimpan di atas lemari kamar tidur, 1 set alat hisap Sabu (Bong), 1 buah korek gas,  1 unit Hp merk Samsung l warna putih,  1 buah  potongan sedotan sebagai alat penakar (sendok),  1 bungkus plastik klip kecil,  serta 1 buah timbangan  digital warna hijau. “Maarif mengakui kepemilikannya dan langsung diamankan di Polres Bontang,” tuturnya.

Tak berhenti sampai disitu, hasil interograsi Frans dan Maarif menyatakan bahwa sabu tersebut didapat dari Andi Herul alias Heru, warga Jalan Parangtritis RT 11 Kelurahan Berbas Pantai. Atas informasi tersebut, anggota lainnya melakukan pengembangan dan penyelidikan. Sekira pukul 16.00 Wita Heru pun ditangkap di Jalan Flores Gang kalimutu RT 25 Kelurahan Gunung Telihan Kecamatan Bontang Barat.

Saat dilakukan penggeledahan badan, tidak ditemukan apa-apa. Selanjutnya, polisi melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan ditemukan beberapa barang bukti salah satunya uang Rp 600 ribu.  “Heru mengakui uang tersebut hasil penjualan sabu kepada Maarif, polisi pun mengamankannya untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka diduga melanggar Pasal 114 ayat 1 atau Pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.(mga)

Barang Bukti Jamsidar:

–  Satu unit sepeda motor merk Kawasaki Kaze R  warna hitam dengan nomor polisi  KT 2935 DJ.

–  Satu unit  HP merk Samsung warna putih casing belakang biru Barang Bukti Maarif: 0,54 Gram

– Satu bungkus plastik klip kecil  butiran  kristal yang diduga  narkotika jenis  sabu.

– Satu unit timbangan digital warna hijau.

– Satu set alat hisap sabu (bong).

– Satu unit HP Merk Samsung warna putih

– Satu buah korek gas.

– Satu bungkus plastik klip kecil.

– Satu buah potongan sedotan sebagai alat penakar (sendok).

Barang Bukti Andi Herul:

– Uang  sebesar  Rp.600.000

– Satu unit timbangan digital.

– Satu  bungkus plastik  klip kecil.

– Satu unit HP merk Nokia warna hitam

Click to comment
To Top