Selamat Datang di Bui Pak! Siapa Suru Nyolong Genset – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Selamat Datang di Bui Pak! Siapa Suru Nyolong Genset

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –  Bernadus Rinto (34) mulai akrab dengan jeruji besi sel Mapolres Balikpapan. Ya, aksi nekatnya menggasak satu unit genset milik tetangganya sendiri di kawasan Perumahan Pondok Ambun, Balikpapan Utara, membawanya menjadi penghuni hotel prodeo.

Dalam aksinya, ayah dua anak ini bersama dua rekannya, berinisial KR dan UR yang kini masih diburu Polres Balikpapan. Pencurian tersebut terjadi pada akhir 2016 lalu, ketika Rinto melihat genset tetangganya berada di luar rumah. Niatnya pun muncul untuk mengambil tanpa sepengetahuan pemilik rumah.

“Di rumah sering mati lampu,” alasan Rinto ketika pertama kali ditanya penyidik.

Namun, beberapa pertanyaan polisi terkait fakta penyelidikan, membuatnya luluh mengakui perbuatannya. Rinto telah merencanakan untuk melakukan pencurian itu, dengan meminta tolong rekannya KR dan UR. Rinto kemudian membagi tugas. Kedua rekannya mengangkat genset seberat 50 kg, sedangkan dirinya menjadi sopir.

“Saya kebagian jadi sopir Pak, pakai angkot bawanya. Saya ambil malam-malam pas orangnya lagi tidur,” aku Rinto di hadapan petugas.

Setelah berhasil menggondol genset, pelaku kemudian menjual ke penjual besi tua di Balikpapan Utara dengan harga Rp 750 ribu. “Saya bagi tiga, saya dapat Rp 250 ribu,” ucap pria yang kesehariannya sebagai sopir angkot.

Atas kejadian tersebut, pemilik genset tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Balikpapan. Anggota Jatanras Polres Balikpapan berhasil menangkap Rinto pada Senin (9/1) malam di rumahnya.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, itu mengarah pada Rinto. Setelah kami amankan, pelaku mengakui telah mengambil genset milik tetangganya,” ujar Kapolres Balikpapan, AKBP Jeffri Dian Juniarta melalui Paur Subbag Humas Iptu Suharto.

Modus operandi yang dilakukan pelaku dengan melakukan aksi di malam hari. “Jadi mereka mengangkat genset, lalu dimasukkan ke dalam angkot, setelah itu dibawa ke penjual besi tua,” beber Suharto.

 

Saat ini pihak kepolisian tengah memburu kedua pelaku lain yang masih buron. “Identitas pelaku sudah kami kantongi. Saat ini petugas masih melakukan pengejaran,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara lima tahun. (pri/war/k1)

Click to comment
To Top