Yakin, TKA Ilegal Tiongkok Pasti Kembali ke Tambang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Yakin, TKA Ilegal Tiongkok Pasti Kembali ke Tambang

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Kantor Imigrasi Kelas I Bogor pemeriksaan terhadap 12 tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal Tiongkok. Mereka ditangkap petugas di kawasan tambang Emas dan Galena, Cigudeg, Kabupaten Bogor. Di wilayah perbukitan itu, puluhan bahkan diduga ratusan TKA membangun “Desa Tiongkok” kecil di sana.

Hingga tadi malam pemeriksaan masih berlangsung di Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor. Kini Imigrasi juga membidik pihak yang memfasilitasi keberadaan para kuli Tiongkok itu ke Bumi Tegar Beriman.

“Sampai malam ini, masih berlangsung (pemeriksaan, red). Kami datangkan penerjemah dari Dirjen Imigrasi. Dari jam 10 pagi sampai malam ini terus estafet,” ujar Kepala Imigrasi Kelas I Bogor Herman Lukman, kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group), tadi malam.

Selain menelusuri sponsor, petugas juga menggali keterangan soal keberadaan puluhan TKA lainnya yang diduga sempat kabur saat penggerebekan, Selasa (10/1) kemarin. Sementara bagi mereka yang terbukti melanggar izin, sanksi deportasi segera dilaksanakan. “Hari ini kita sudah melakukan pemeriksaan agar cepat selasi BAP-nya,” kata Herman.

Namun jika pelanggaran TKA tak hanya perizinan, maka Imigrasi akan melimpahkan kasus tersebut kepada pihak Kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, puluhan TKA ilegal asal Tiongkok juga masih kabur. Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Kecamatan bersama unsur Muspika bakal memperketat pengawasan di lokasi penggerebekan yang dikenal “Desa Tiongkok” itu.

“Mereka kan baru, tidak tahu kawasan pegunungan, dipastikan balik lagi ke tempat semula. Pengawasan kita perketat bersama Satpol PP, TNI, dan Polsek setempat,” kata Camat Cigudeg Acep Sajidin.

Saat penggerebekan oleh tim Imigrasi Selasa (10/1), puluhan TKA diduga sudah kabur dari kawasan tambang. Indikasinya, lima bilik semacam asrama pegawai kondisinya kosong. Namun, di dalamnya terlihat berbagai barang asal Tiongkok. Mulai dari sumpit, hingga makanan kemasan bertuliskan bahasa Mandarin. “Pasti akan kembali ke tambang, tidak mungkin lari keluar,” ucapnya.

Acep menjelaskan, PT BCMG yang mempekerjakan TKA Tiongkok memiliki sejumlah anak perusahaan, yakni PT Lumbung dan PT Sinomine Resource Indonesia. Namun, PT lumbung sudah bangkrut dan tak lagi beroperasi sejak dua tahun lalu. Semuanya berada di kawasan Gunung Cirangsad, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. (Fajar/JPG)

loading...
Click to comment
To Top