Ini Plus Minus Tiga Cagub DKI dalam Debat Kandidat Putaran II – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Ini Plus Minus Tiga Cagub DKI dalam Debat Kandidat Putaran II

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kendati debat Pilkada DKI 2017 untuk putaran kedua telah selesai, Jumat (27/1) akan tetapi masih banyak hal di balik itu yang menarik untuk dibahas. Di antaranya kelebihan dan kekurangan para kandidat di penampilan keduanya.

Menurut  Pengamat Perkotaan dari Universitas Trisakti Nirwono Yoga, pasangan calon (paslon) Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni kurang menunjukkan performa apik, terutama Sylvi.

“Paslon satu sayang cawagubnya (Sylvi) kurang banyak berperan dan membantu. Padahal kaya pengalaman di birokrasi dan pelayanan publik,” ujar Yoga kepada Jawapos.com ketika dihubungi, Sabtu (28/1).

Lebih jauh dikatakannya, pasangan nomor urut satu ini untuk program-program penataan kotanya minim terobosan baru. Terutama untuk program membangun tanpa menggusur yakni rumah rakyat, dinilai kurang memuaskan dan kurang jelas dalam implementasinya.

“Bahkan saat ditanya bagaimana strategi penambahn RTH (Ruang Terbuka Hijau) dengan targetnya 5 persen dari 9,98% saat ini tidak bisa dijelaskan dengan baik,” tuturnya.

Sementara untuk pasangan calon Basuki T Purnama-Djarot Saiful Hidayat, banyak diuntungkan dengan gebrakan reformasi birokrasi. Terutama inovasi dalam pelayanan publik yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Tapi untuk tata kota menjadi titik lemahnya terutama kasus Sumber Waras, reklamasi, dan penggusuran,” paparnya.

Sedangkan untuk paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno, sambung Yoga, gagasan peremajaan kota dan pembangunan humanis mereka perlu dielaborasi lagi. Begitu pun sosialisasi rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) serta gagasan ekodrainase yang kurang detail penjelasannya oleh kandidat nomor urut tiga tersebut. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top