Model Cantik Asal Indonesia Tewas dalam Insiden Pesawat Jatuh di Australia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Model Cantik Asal Indonesia Tewas dalam Insiden Pesawat Jatuh di Australia

FAJAR.CO.ID, AUSTRALIA – Pesawat mini jatuh di Sungai Swan, Perth, sesaat sebelum perayaan Australian Day, Jumat (27/1). Pilot pesawat, Peter Lynch (52) warga Australia dan pasangannya Endah Cakrawati (30) wanita cantik asal Indonesia tewas dalam kecelakaan tersebut.

Endah Cakrawati dan Peter Lynch tewas setelah pesawat mereka jatuh dan terbelah di Sungai Swan, Perth, Australia.

Endah Cakrawatimeski yang menjadi warga negara Australia ternyata model dan bintang iklan asal Indonesia.

Endah pernah mengikuti ajang pemilihan Putri Banten. Endah berkerja sebagai manager hubungan investor di Cokal. Itu adalah perusahaan pertambangan milik Peter juga yang didirikan pada 2009.

Perempuan 30 tahun itu sudah bekerja di Cokal selama tiga tahun. Dia menjalankan kantor perwakilan Cokal di Jakarta mengingat perusahaan itu juga punya lokasi pertambangan di Kalimantan. Perusahaan itu juga beroperasi di Tanzania dan Mozambique.

Profesi lain Endah adalah model. Dia beberapa kali muncul sebagai bintang iklan. Dalam akun Facebooknya banyak bertebaran foto-foto Endah saat menjadi model.

Pada Juni, dia memposting fotonya bersama teman-temannya. Di foto itu bertulis, ”Saya memiliki hidup yang luar biasa, teman yang luar biasa, dan cinta yang luar biasa. Sempurna.”

Sementara itu, Peter yang menjadi pilot mengendarai pesawat jenis Grumman Mallard tahun 1948 tersebut sebagai rangkaian dari perayaan Australia Day.

Ribuan pasang mata menyaksikan jatuhnya pesawat itu pada Kamis (26/1/2017) pukul 17.00 waktu sempat. Di dalam pesawat itu memang hanya ada Peter dan Endah.

Peter meninggalkan tiga orang anak dan baru saja berpisah dengan istrinya Laura. Laura Lynch saat di wawancarai mengatakan kalau mereka tinggal di Brisbane ketika Peter memutuskan untuk pindah ke Perth pada Mei lalu.

Di Perth Peter menjadi direktur pengembangan bisnis perusahaan pertambanganFortescue Metals Group.

Laura yang diwawancarai saat memberikan penghormatan terakhir kepada mantan suaminya pada Jumat (27/1/2017) mengaku terkejut dengan insiden itu.

”Kesedihan ini tidak terkira. Saya kehilangan teman baik dan ayah anak-anak saya,” katanya. Rekan-rekan Peter mengatakan kalau Peter adalah lelaki yang bersemangat. ”Dia teman, ayah, dan sahabat yang baik,” ujar seorang rekan Peter

Peter punya pengalaman menerbangkan pesawat selama 20 tahun sejak mendapatkan izin terbang pada 1997. Dan polisi menggambarkannya sebagai pilot yang sangat berpengalaman.

”Peter adalah lelaki dengan visi dan semangat untuk dunia penerbangan. Kami kehilangannya,” ujar seorang anggota komunitas penerbangan Perth.

Dikisahkan seorang rekan, Peter dan Endah adalah pribadi yang menyenangkan. ”Keduanya adalah manusia terbaik yang pernah saya temui. Sebelum terbang, mereka berdua baru saja menari India dengan lagu Lungi dari film Dil Toh Pagal Hai,” katanya.

Saat ini penyelidikan sedang dilakukan untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat. Meski demikian, karena jatuh di tengah sungai, bangkai pesawat masih belum diangkat. (Fajar/JPG/pojoksatu)

Click to comment
To Top