DASAR MALING! Kebun Cabai Siswa ‘Dibabat’ Habis – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

DASAR MALING! Kebun Cabai Siswa ‘Dibabat’ Habis

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN  –  Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Balikpapan beberapa waktu lalu mendapat predikat membanggakan. Itu setelah siswanya mampu memanfaatkan lahan kosong di belakang sekolah yang terletak di Jalan Wolter Mongonsidi, RT 32, Baru Ulu, Balikpapan Barat, itu sebagai kebun cabai. Lahan seluas kurang lebih 40 meter persegi itu disulap menjadi kebun percontohan. Tak salah jika disebut percontohan, karena di atasnya tumbuh cabai yang subur.

Dalam jangka waktu tertentu, sekolah tersebut memanen hasil kebun, kemudian dijual ke masyarakat atau warga sekolah. Di saat harga melambung hingga Rp 120 ribu beberapa waktu lalu, sekolah tersebut membuka penawaran murah. Setiap kilogram cabai segar, hanya dibanderol Rp 50 ribu.

Namun, sepekan belakangan, sekolah tersebut diteror “hantu” cabai. Ya, buah cabai yang siap panen justru dijarah beberapa pemuda bertato. “Ini yang semakin meresahkan. Sekolah ini sudah sarat prestasi dengan kebun cabai tersebut. Sudah dilirik nasional sebagai salah satu sekolah percontohan, Bank Indonesia sudah datang kemari. Ini prestasi terbaik sekolah ini, dalam rangka menekan laju inflasi. Ini juga menolong warga,” terang Wakil Kepala Sekolah SMAN 3 Balikpapan, Hadi Kusminto.

Belakangan, penampakan hantu cabai pun disaksikan penanggung jawab kebun, Lena. Hadi menceritakan, para siswa sempat memergoki pelaku pencurian cabai itu. “Pemuda bertato. Awalnya sempat dipergoki, jawabnya butuh sedikit buat bakar-bakar, sambal lah ceritanya. Nah, belakangan muncul lagi, malah dalam kelompok yang besar. Jumlahnya sampai enam orang, ada yang bertato itu juga. Habis mencuri buah cabai, mereka pergi. Sampai bawa dua kantong besar. Sudah beberapa kali,” kisah Hadi.

Puncaknya, pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat. “Polsek Barat sudah kami sampaikan ini. Ini sangat meresahkan. Kami memperkirakan, ya, cabai-cabai yang dicuri dalam jumlah banyak itu dijual. Harga cabai di luar masih tinggi, seratus ribuan. Kami berharap pelakunya cepat terungkap,” pinta Hadi.

Kapolsek Balikpapan Barat, Kompol I Putu Yasa SH mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Dia juga mengatakan akan menyelidiki pencuri cabai di sekolah tersebut. “Bhabinkamtibmas kami sudah mengecek ke lokasi kejadian, setelah mendapat laporan itu. Kami akan tetap menyelidiki kasus ini. Meskipun belum ada laporan resmi, kami berjanji akan mengungkapnya,” tegas Putu. (war/k1)

Click to comment
To Top