Polisi Bakal Panggil Habib Rizieq dan Firza Husein – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Polisi Bakal Panggil Habib Rizieq dan Firza Husein

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus mulai menyelidiki pelaku penyebaran video percakapan beraroma mesum ke berbagai media sosial via youtube dan twitter yang beredar sejak beberapa hari lalu. Tak hanya itu, belakangan juga banyak beredar situs yang mengunggah percakapan via WhatsApp antara Habib Rizieq dan seorang perempuan bernama Firza yang telah di-screenshot. Bahkan, sejumlah foto seorang wanita berpose tanpa busana juga ditampilkan di sana.

Situs tersebut adalah baladacintarizieq.com. Selain itu, pelaku juga mengunggah suara seorang wanita yang sedang berbicara lewat telepon yang diklaim sebagai Firza dan Emma.

Pelaku penyebaran mengklaim yang sedang bercakap-cakap melalui akun WhatsApp masing-masing adalah Habib Rizieq Shihab dengan perempuan selingkuhannya yang bernama Firza Husen Maskaty. Firza sendiri adalah Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana (SSC) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus makar.

Firza sempat ditangkap polisi pada Jumat dini hari, 2 Desember 2016 lalu, namun keesokan harinya dilepas kembali dengan menyandang status tersangka makar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, tim patroli siber (cyber patroly) Polda Metro Jaya sudah menemukan beberapa akun sosial media yang diduga pelaku penyebar konten berunsur pornografi itu.

”Yang ada gambar di konten itu diduga adalah HR (Habib Rizieq dan Firza), ada lebih dari satu akun (medsos) yang menyebarkannya,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/1) seperti dilansir Indopos (Jawa Pos Group). Dia menegaskan, pihaknya harus mengusut dan mengungkap kasus tersebut, sebab sudah sangat meresahkan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Argo juga memastikan akan segera memanggil Habib Rizieq dan Firza untuk dimintakan keterangannya. ”Keduanya (Rizieq dan Firza) pasti diperiksa,” tegas Argo.

Namun, sebelum memeriksa Rizieq dan Firza, pihaknya terlebih dahulu akan memintakan keterangan beberapa saksi ahli. Seperti, saksi ahli digital forensik, ahli biologi forensik, maupun ahli audio visual dan suara.

Hal tersebut perlu dilakukan agar pihaknya bisa akurat dan pasti dalam meneliti obyek video dan suara yang diklaim pelaku sebagai Rizieq dan Firza. ”Artinya, kami akan meneliti apakah akun yang beredar itu gambar asli atau tidak. Ada beberapa saksi ahli yang akan dimintakan keterangannya,” ungkap Argo.

Argo menegaskan, kalau terbukti dan tertangkap, maka pelaku penyebaran akan dijerat Undang-undang Pornografi Pasal 4 Ayat (1) jo Pasal 29 Undang-undang No 44 tahun 2008 tentang Pornografi, serta  dijerat pula dengan Pasal 27 Ayat (1) Jo Pasal 45 Ayat (1) Undang-undang No 19 Tahun 2016 tentang perubahan Undang-undang No 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. ”Jadi, siapapun yang menyebarkan akan dijerat undang-undang pornografi dan undang-undang ITE,” pungkas Argo.

Untuk diketahui, selain foto-foto berisi percakapan via WhatsApp antara dua orang yang diklaim Rizieq Shihab dan Firza, ada pula percakapan diduga Firza Husein dengan seseorang bernama Ema. Dalam video itu, sosok perempuan yang disebut bernama Firza sedang membicarakan seseorang yang disebut dengan nama Habib Rizieq.

GNPF-MUI Segera Laporkan Pelaku Pengunggah dan Penyebar

Sementara itu, anggota tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Kapitra Ampera akan segera melaporkan pelaku penyebaran rekaman suara dan percakapan via WhatsApp yang di-screenshot pelaku. Ia memastikan pelakunya memang hendak mencemarkan nama baik Habib Rizieq dan Firza.

Kapitra juga membantah keras, kalau percakapan itu antara Habib Rizieq dengan Firza, termasuk suara yang diunggah pelaku juga dipastikan bukan suara Firza. ”Semua orang bisa dengar itu suaranya atau bukan. Itu kan, testimoni monolog diri. Ini gak logis. Sangat kasar,” lontar Kapitra.

Kapitra juga memastikan, pembuat situs baladacintarizieq.com segera dilaporkannya ke Bareskrim Polri. ”Konten situs tersebut merupakan fitnah keji yang ingin menghancurkan kredibilitas Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Artinya ada komunitas yang secara sengaja ingin mendiskreditkan, menghancurkan kredibilitas Habib Rizieq. Yang jelas kepercayaan public tidak akan pernah menurun (kepada Rizieq). Namun kepercayaan umat malah bertambah,” papar Kapitra.

Senada dengan Kapitra, juru bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan, munculnya situs baladacintarizieq.com adalah fitnah murahan. Dia juga menilai situs tersebut adalah situs sampah.

”Itu fitnah murahan. Kami menganggap (masalah ini) sampah saja. Yang jelas kami lebih mengenal Habib Rizieq, dan kami sangat percaya kepada beliau. Makanya kita sih tenang-tenang saja,” pungkas Slamet.

Pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan akan memblokir situs baladacintarizieq.com. ”Iya diblokir, ini dalam proses pemblokiran,” tegas Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza.

Menurutnya, pemblokiran situs tersebut tidak perlu berkoordinasi dengan Rizieq yang namanya dicatut dalam situs tersebut. ”Kominfo langsung blokir, karena ini konten pornografi,” tandasnya. (Fajar/jpg)

Click to comment
To Top