Ahok Disebut Bakal Laporkan Ma’ruf Amin, Timsesnya Bilang Begini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Pilkada

Ahok Disebut Bakal Laporkan Ma’ruf Amin, Timsesnya Bilang Begini

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Tim pemenangan Ahok-Djarot berusaha keras membantah kencanganya pemberitaan yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama ingin melakukan proses hukum kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

David Rahardja Anggota Tim Pemenangan Basuki-Djarot, menegaskan hal itu tidaklah benar dan
menyesalkan ramainya pemberitaan tersebut. Bahkan hingga ditanggapi oleh putri Gus Dur, Yenny Wahid.

“Informasi yang mungkin sampai ke Ibu Yenny Wahid adalah informasi yang kurang tepat berdasarkan pemberitaan media,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/2/2017).

David mengklaim Yenny Wahid sangat mengenal pribadi Basuki Tjahaja Purnama. “Jadi saya yakin tidak ada sama sekali niat Pak Basuki untuk melaporkan Bapak Ma’ruf Amin,” ujarnya lagi.

Sementara itu, tim kuasa hukum Basuki, Humphrey R. Djemat, SH menjelaskan duduk persoalan hal ini.

“Statement Pak Ahok yang mengatakan ‘Kami akan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap…’ Itu ditujukan kepada saksi-saksi pelapor pada persidangan yang lalu dan bukan kepada Bapak Ma’ruf Amin,” klaim Humphrey.

Menurut Humphrey, pihak Ahok akan memproses dua saksi pelapor, sebab, mereka diduga memberi keterangan palsu.

“Komentar Pak Ahok tersebut adalah komentar yang bersifat umum saja, dan tentu saja persoalan pelaporan saksi-saksi pelapor yang lalu telah diserahkan sepenuhnya kepada tim penasihat hukum beserta tim investigasinya,” kata Humphrey.

Sebelumnya, Ahok dalam sidang kasus penistaan agama, Selasa (31/1), melontarkan pernyataan guna merespons keterangan Kiai Haji Ma’ruf Amin yang saat itu menjadi saksi atas kasus penistaan agama.

“Saya berterima kasih, saudara saksi ngotot di depan hakim bahwa saksi tidak berbohong, kami akan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap,” begitu petikan ucapan Ahok yang ditujukan kepada Kiai Ma’ruf.

Ahok pun dengan lantang menuding kiai karismatik berusia 73 tahun itu. Ahok dengan mudahnya menuding Ma’ruf sengaja menutup-nutupi riwayat hidupnya.

“Saya juga keberatan tapi itu hak saksi, setelah dibuktikan meralat 7 Oktober ketemu paslon nomor satu dan jelas menutupi riwayat hidup pernah jadi Wantimpres SBY, dan tanggal 6 Oktober pukul 10.16 WIB ada bukti minta pertemukan saudara dengan Agus-Sylvi. Saudara sudah tidak pantas jadi saksi karena tidak objektif dan mengarah dukungan pada paslon satu,” kata Ahok.

Tak hanya itu, kiai yang dihormati dan jadi panutan warga Nahdlatul Ulama (NU) ini pun dengan entengnya disandingkan dengan kata ‘zalim’ dan melawan Tuhan dalam kalimat tanya Ahok.

“Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih,” kata Ahok dalam sidang kala itu.

Click to comment
To Top