Bikin Razia Kendaraan, Polisi Sampai Pakai Pocong – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Bikin Razia Kendaraan, Polisi Sampai Pakai Pocong

saat polisi melakukan razia

FAJAR.CO.ID, MARTAPURA – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Banjar kembali menggelar razia di Halaman Polres Banjar, Senin (30/1) petang. Ada yang berbeda saat razia yang dimulai sejak pukul 16.30 Wita tersebut, polisi lalu lintas mengajak aktor yang memperagakan seperti orang yang cedera berat setelah mengalami kecelakaan maut.

Bahkan, ada juga aktor yang memperagakan pocong, dimana sekujur tubuhnya dibalut kain kapan dan mengeluarkan darah. Di bagian lain, anggota Satlantas terus menerus  mengangkat baleho berisi bujukan kepada pengendara mematuhi peraturan lalu lintas.

“Jangan ugal-ugalan di jalan kalau tidak mau seperti ini (sambil menunjuk aktor yang luka-luka) dan patuhi peraturan lalu lintas,” kata seorang anggota Satlantas Polres Banjar berbicara melalui pengeras suara.

Dari razia yang digelar kurang lebih satu jam itu, puluhan pengendara berhasil dijaring. Rata-rata tidak membawa STNK atau SIM. Pengendara roda dua yang tidak melengkapi dokumen kendaraan langsung ditilang dan harus mengikuti sidang. Ada juga pengendara yang motornya ditahan.

“Aduh pak, saya mau balik ke Banjarmasin, gimana dong mau pulang,” kata Aminah, pengendara yang tidak berkutik akibat tidak  membawa SIM dan STNK.

Perempuan berjilbab itu kelupaan membawa STNK dan SIM. Sehingga kendaraannya harus ditahan dan diminta mengurus kemudian. Aminah mengaku tidak memiliki SIM sedangkan STNK yang dibawanya tidak sesuai dengan kendaraan yang dipakainya. Ia juga meneteskan air mata karena bingung pasalnya tidak membawa telepon genggam untuk mengasih kabar kepada keluarganya. ”Saya mohon pak agar motor saya tidak ditahan, tolong pak,” pintanya memelas sambil menangis.

Lain lagi dengan Jaka, karyawan Humas Banjar yang kemarin ikut terjaring razia lebih santai, pria yang sehari hari aktif meliput kegiatan Pemkab Banjar ini tenang-tenang saja. Semua dokumen kendaraan, ujarnya lengkap kendati sekitar beberapa bulan kemudian SIM-nya akan kedaluwarsa.

“Aku sih tenang saja, kan lengkap. Semakin sering razia juga tidak apa-apa. Baik saja untuk mencegah banyak pelanggaran,” tegasnya.

Kasat Lantas Polres Banjar AKP Andhika Aris Prasetya mengatakan, pihaknya sengaja menggelar razia yang mengedepankan pendekatan yang lebih nyata. Kendati tetap memberikan tindakan hukum, itu adalah konsekuensi bila tidak melengkapi surat menyurat yang seharusnya dibawa saat berkendara. “Aktor ini bisa membuat mereka lebih waspada dan berhati hati dijalan, saling mengingatkan agar berhati-hati,” pungkasnya. (mam/yn/ram)

To Top