Ini Dia Napi Tatoan yang Nekat Kabur, Istri Ikut-ikutan Sembunyikan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Ini Dia Napi Tatoan yang Nekat Kabur, Istri Ikut-ikutan Sembunyikan

etoy saat tertangkap

LAIN Basri, lain pula dengan cerita penangkapan Ahmad alias Etoy. Pria berperawakan kurus itu ditangkap di Manggar, Balikpapan Timur. Hingga kemarin, tersisa tiga dari 13 tahanan kabur yang belum ditangkap. Mereka adalah Sudirman, Supriyadi, dan Andy.

Upaya tersebut termasuk jaminan kepolisian untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat.
Dia juga mengimbau agar buron lain bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri. “Untuk DPO dimohon segera menyerahkan diri. Juga pihak keluarga, tolong bantu kami. Apa pun bentuknya, kami akan beri pengamanan jika yang bersangkutan menyerahkan diri,” terang Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Suharto.

Polisi bekerja lintas provinsi demi mengembalikan para tahanan. Basri dan Etoy masing-masing dihadiahi timah panas, karena melakukan upaya perlawanan.

“Kalau melawan ditindak,” tegas Suharto.

Etoy diciduk petugas di Jalan Persatuan, RT 39, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, sekira pukul 16.15 Wita. Penangkapan Etoy dipimpin oleh Kaur Opsnal Satreskoba Polres Balikpapan Iptu Romi. Anggota sebelumnya telah menerima sejumlah informasi terkait keberadaan tersangka yang memiliki tato di tubuhnya itu.

Disebutkan pula, Etoy disembunyikan oleh istrinya. Petugas sempat memperkirakan lokasi hingga akhirnya terdeteksi kemarin. Mengenai kejelasan bagaimana para tahanan bisa kabur, Suharto mengakui masih harus menunggu pemeriksaan dari Propam Polda Kaltim. “Masih menunggu semua pemeriksaan usai, karena tidak bisa melangkahi,” kata dia.

Sementara terkait jam besuk yang ditiadakan, disebutkan masih akan berlaku hingga seluruh DPO berhasil ditangkap. Sejauh ini semua tahanan dalam keadaan baik dan dipantau oleh petugas. “Untuk makanan enggak harus dibawakan saat besuk, kami juga memberi makan para tahanan. Selain itu, pertimbangannya, kalau diberi jam besuk bisa saja terjadi yang aneh-aneh,” ujar Suharto.

Sejauh ini petugas melakukan penambahan pagar untuk sel para tahanan. Ini dilakukan, menyusul perbaikan bagian atas sel yang sempat dirusak tahanan. (bp-21/war/k1)

 

To Top