WADUH! Ibu Cantik ini Ikut Diamanakan Karena.. – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

WADUH! Ibu Cantik ini Ikut Diamanakan Karena..

Wanita cantik bernama Sukma saat berada di ruangan Reskoba Polres Balikpapan.

FAJAR.CO.ID, BALIKPAPAN   –  Selain Basri alias Alan bin Tata, otak kaburnya 13 tahanan dari Mapolres Balikpapan pada Kamis (26/1) lalu, polisi juga mengamankan seseorang bernama Sukma (31). Perempuan berparas ayu itu diduga terlibat membantu pelarian Basri.

Basri dan Sukma saling mengenal sejak lama. Jauh sebelum Basri menjadi tahanan narkoba di Mapolres Balikpapan. “Kami teman ngumpul aja. Kenalnya dari teman-teman juga,” kata Sukma saat ditemui di ruang Satuan Reskoba Polres Balikpapan, kemarin.

Perempuan yang sudah bersuami dan memiliki tiga anak ini juga mengaku kerap membesuk Basri saat mulai ditahan. “Saya biasa besuk dia, bawakan titipan makanan. Dia paling suka mi instan sama kopi,” akunya.

Dia menampik bahwa dirinya terlibat dengan menyembunyikan Basri dalam pelariannya usai kabur. “Saya justru bantu polisi untuk nyari. Kalau ada info, langsung saya kabari polisi,” kilahnya.

Namun, perempuan yang bekerja di bidang bisnis properti ini tahu jika Basri merupakan pengedar narkoba jenis sabu. “Saya tahu itu (Pengedar, Red). Orangnya juga pendiam. Saya cuma teman aja. itu pun dengar dari teman-teman juga,” ujarnya sembari menegaskan tak memiliki hubungan spesial dengan Basri.

Sukma juga mengetahui bahwa Basri bersembunyi di wilayah Desa Lombok, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser. “Saya tahu dia punya kakak di situ,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, otak pelaku kaburnya 13 tahanan di Mapolres Balikpapan, ini dibekuk pada Selasa (31/1) sekira pukul 12.30 Wita. Tim gabungan dari Jatanras dan Resmob Polda Kaltim serta Jatanras Polres Balikpapan, juga mengamankan satu tahanan kabur bernama Ahmad alias Etoy. Ditangkap di kawasan Jalan Persatuan, RT 39, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur..

Keduanya ditangkap di lokasi berbeda. Dua tahanan kasus narkoba ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena tidak kooperatif dan cenderung melakukan perlawanan. Penangkapan pertama dilakukan kepada Basri. Petugas mendapatkan informasi bahwa Basri tengah bersembunyi di wilayah Desa Lombok, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser.

Dua tahanan itu menambah jumlah tahanan yang berhasil dikembalikan ke sel. Sisa tiga tahanan yang masih berkeliaran dan belum diketahui keberadaannya. Masing-masing Sudirman, Andy, dan Supriadi alias Eli. (pri/war/k1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top