Kiai Aminudin: Ahok Perlu Dikasih Pelajaran! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Kiai Aminudin: Ahok Perlu Dikasih Pelajaran!

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sejumlah pimpinan ormas Islam di Kabupaten Tasikmalaya berkumpul di Kantor PCNU Jalan Raya Singaparna, Jumat (3/2). Mereka membahas kondisi nasional yang memanas. Termasuk kasus perlakuan tak pantas dan dugaan penghinaan Ahok serta tim kuasa hukumnya kepada Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin di persidangan Selasa (31/1).

Hadir dalam pertemuan di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya itu unsur pimpinan NU, Ansor, Pengurus Daerah Muhammadiyah, Persatuan Ummat Islam (PUI), Persis, From Pembela Islam (FPI), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan ormas serta organisasi Islam lainnya.

“Alhamdulillah hasil dari silaturahmi antar pimpinan ormas Islam ini membuahkan beberapa kesepakatan bersama,” ujar Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Atam Rustam.

Menurut KH Atam, poin paling penting pertemuan kemarin yaitu pimpinan ormas Islam di Kabupaten Tasikmalaya sepakat menjaga ukhuwah Islamiyah dan kondusivitas. Pasalnya ada indikasi pihak-pihak yang memanfaatkan situasi politik untuk mengadu domba antarumat Islam. “Maka dari itu, kami sepakat untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan sesama umat Islam,” ungkap KH Atam.

Menurut salah satu pimpinan Ponpes Sukamanah ini, ada pihak ketiga yang mencoba menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Caranya, mereka memecah belah umat Islam. Terlebih Islam adalah agama mayoritas terbesar di Indonesia.

“Makanya kami berkumpul untuk memberitahukan bahwa diantara kami tidak ada apa-apa. Kami sepakat menjaga kondusivitas di daerah,” ujar KH Atam.

Dalam wawancara terpisah, Sekretaris PCNU Kabupaten Tasikmalaya Drs H Abdul Wahid mengatakan soal dugaan penistaan ulama oleh Ahok, pihaknya menunggu komando dari pusat. Pihaknya pun mendesak kepolisian memproses hukum kasus penyadapan pembicaraan KH Ma’ruf Amin dengan SBY. ”Itu wajib diproses soal penyadapannya,” tegasnya.

Ketua Pengurus Daerah Persatuan Umat Islam (PD PUI) Kabupaten Tasikmalaya H Dedi Zulharman MAg menambahkan, PUI sangat mengecam tindakan pelecehan Ahok terhadap ulama.

Karena KH Ma’ruf Amin, kata Dedi, ulama sepuh dan juga ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat. Menurut Dedi, penistaan Ahok kepada ulama sudah melukai umat Islam. ”Bukan hanya orang-orang NU, ini semua umat Islam,” ujarnya.

Menurut Dedi, Ahok seharusnya secara langsung dan secara pribadi khusus meminta maaf kepada KH Ma’ruf Amin dan umat Islam.

Bagaimana soal dugaan penyadapan pembicaraan KH Ma’ruf Amin dan SBY? ”Seharusnya kepolisian itu merespon terkait penyadapan tersebut walaupun tidak ada delik aduan,” tegasnya.

Di Kota Tasikmalaya, tadi malam, Pimpinan Ponpes Sulalatul Huda, Paseh, Cihideung KH Aminudin Bustomi MAg menilai permintaan maaf Ahok kepada KH Ma’Ruf Amin –via Youtube— tidaklah cukup. ”Kalau menurut saya Ahok ini perlu dikasih pelajaran, karena bukan kali ini saja dia mengeluarkan sikap yang tidak sesuai dengan kultur dan kepribadian bangsa Indonesia,” ujarnya.

KH Amin, begitu disapa, mengatakan hukum harus tetap ditegakan terkait perilaku tidak terpuji Ahok dan kuasa hukumnya kepada ulama. ”Ini sebagai test case (batu ujian, Red) bagi hukum di Indoneisa. Ini bisa dijadikan pelajaran oleh semua anak bangsa,” ujar sekretaris MUI Kota Tasikmalaya ini.

KH Amin pun mengimbau masyarakat untuk tidak memunculkan masalah baru saat menyikapi situasi sekarang ini. ”Jangan misalkan tiba-tiba berbuat anarkis yang bisa memunculkan masalah baru,” pesan ulama muda ini. (Fajar/JPG)

Click to comment
To Top