Mantan Legislator Ini Mengaku Diperas Oknum Penyidik Polda Sultra – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Mantan Legislator Ini Mengaku Diperas Oknum Penyidik Polda Sultra

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Nama baik institusi Polri kembali tercoreng. Salah satu oknum kepolisian di jajaran Polda Sultra DR (inisial) terindikasi melakukan pemerasan terhadap, mantan anggota DPRD Kota Baubau, Rais Jaya Rachman.

Pemerasan tersebut dilakukan setelah, kader PDIP ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dalam pengurusan izin pengolahan kayu (IPK) milik PT Setya Jaya Abadi.

Dalam konfrensi persnya, Rais mengaku diperas hingga mencapai Rp 650 juta. Uang itu diberikan secara bertahap yang diserahkan kepada penyidik Polda Sultra melalui adiknya dan juga temannya, yang kemudian difasilitasi oleh pengacaranya.

“Sampai saat ini kasus ini sudah satu tahun lebih, cuman proses pemeriksaan terus , ini sudah berulang kali, kami timbul rasa kejenuhan, proses hukum yang saya jalani ini sudah paling lama dalam sejarah dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan,” bebernya seperti dikutip keptonnews.com

Dia mengaku memberikan uang tersebut karena merasa ketakutan dengan ancaman pihak penyidik yang akan terus memproses kasusnya. “Saya punya bukti rekaman permintaan itu. Isinya terekam suara penyidik memintah agar tidak melanjutkan proses hukum dengan catatan harus melakukan pembayaran,” tegasnya.

Ia mengaku sudah bersurat kepada Kapolri dengan tembusan kepada Kapolda Sulawesi Tenggara yang melampirkan disket berupa rekaman dan bukti-bukti transaksi rekening bisnis kepada oknum penyidik di Polda Sulawesi Tenggara.

“Saya meminta kepada bapak Kapolri untuk mengawal kasus ini. Karena saya menunggu kepastian hukum karena ini juga ada indikasi illegal loging yang di back up jajaran Polda Sultra,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Sunarto, mengaku pihaknya belum mengetahui adanya informasi kasus pemerasan tersebut. “Seharusnya dia melapor, Tapi kita mau telusuri dulu informasi ini, itu saja yang saya sampaikan,” singkat Sunarto melalui telepon selulernya. (Hrm/Fajar)

Click to comment
To Top