Bamsoet Sebut Ada Dua Isu yang Lagi Gencar Dihembuskan, Ini Tujuannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Politik

Bamsoet Sebut Ada Dua Isu yang Lagi Gencar Dihembuskan, Ini Tujuannya

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo meminta semua pihak menahan diri dan memanfaatkan masa tenang untuk menetralisir suasana jelang Pilkada DKI Jakarta.

Pasalnya, akhir-akhir ini tensi politik menurutnya semakin panas dan cenderung meningkat eskalasinya.

“Tensi politik di Jakarta akhir-akhir ini sudah tidak ideal lagi. Persoalan yang dimunculkan pun sudah melebar, dan keluar dari konteks,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu dalam keterangannya, Minggu (5/2).

Salah satu persoalan yang dimunculkan menurutnya yakni soal isu penyadapan. Atau, isu tentang hubungan Presiden Joko Widodo dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kedua isu ini dihembuskan dengan kecenderungan memperkeruh keadaan,” ucap politikus Partai Golkar itu.

Untuk itu, masa tenang yang ditetapkan berlaku pada 12-14 Februari 2017 diharapkan menjadi momentum  menurunkan tensi politik, sekaligus menetralisir suasana ibukota.

Sambil menunggu tibanya masa tenang, ketiga pasangan Cagub-Cawagub DKI dan para tim suksesnya diminta tidak lagi memperkeruh suasana dengan tindakan maupun pernyataan.

Dia menuturkan, pada periode masa tenang, ketiga pasangan Cagub-Cawagub dan tim suksesnya harus berhenti bermanuver politik.

“Jangan ada pengerahan massa,” tegas Bamsoet.

Pengerahan pendukung untuk melakukan pengawasan atau mencegah kecurangan di TPS pun katanya harus dilakukan dengan langkah-langkah terukur.

Serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, guna mencegah gesek-gesekan yang tak perlu.

Para tokoh dan elit pendukung masing-masing pasangan calon juga diharapkan tidak lagi membuat pernyataan-pernyataan partisan yang dapat menyulut pertentangan antarkelompok.

“Sebaliknya, para tokoh dan elit perlu menunjukan kematangan mereka sebagai negarawan agar layak sebagai panutan generasi muda,” pungkas Bamsoet.

To Top