Setelah Pensiun, Rossi ingin Pindah ke Olahrga Ini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Sport

Setelah Pensiun, Rossi ingin Pindah ke Olahrga Ini

FAJAR.CO.ID- Valentino Rossi telah me­nyiapkan rencana selanjutnya jika pensiun dari MotoGP. The Doctor mengaku ingin menjajal Reli Dakar dan ajang ketahanan 24 Hours of Le Mans.

Rossi, yang akan berusia 38 tahun pada 16 Februari men­datang, saat ini masih terikat kontrak dengan Yamaha hingga akhir musim 2018. Belum dike­tahui apakah setelahnya Rossi masih akan bertahan di MotoGP atau mencoba tantangan baru.

Namun, jika meninggalkan MotoGP, Rossi tak akan jauh-jauh dari dunia balap. The Doctor sudah melirik dua ajang yang menarik baginya.

“Salah satu tujuan saya coba membalap Reli Dakar di masa depan. Namun, itu sangat, sangat berat. Anda harus sangat siap. Tentunya saya akan melakukan itu dengan mobil karena den­gan motor itu benar-benar berbahaya,” ujar Rossi dalam wawancara den­gan Managing Director Yamaha Lin Jarvis yang dipublikasikan oleh WTF1.

“Saya lebih berkonsentrasi ke ajang 24 Hours of Le Mans. Itu tujuan pertama saya, karena di sirkuit saya bisa lebih baik. Mungkin jika saya pensiun dari balapmotor, saya akan punya waktu,” katanya.

Meski namanya mendunia berkat balap motor, Rossi tak asing dengan balap mobil. Dia pernah menguji mobil Formula 1 dan mengikuti Kejuaraan Dunia Reli.

Rossi merasa gembira setelah menunggangi motor Yamaha dalam tes teranyar di Sepang. Motor itu memberinya kejutan menyenangkan.

The Doctor amat senang den­gan kesan yang ia dapatkan dalam tes resmi selama tiga hari di Sepang, setelah sebelumnya merasa kurang puas dengan performa YZR-M1 dalam tes di Valencia dan tes privat di Sepang.

“Untungnya motornya seka­rang lebih baik,” ujar Rossi kepada MCN.

Hari pertama tes berjalan menarik, kali pertama kami benar-benar menjajal motornya, motor yang akan saya gunakan sepanjang musim. Di Jepang, mereka sudah bekerja amat keras untuk memoles motor, mesin­nya, perangkat elektroniknya, dan sasis yang sedikit berbeda setelah komentar saya terhadap purwarupa pertama.

“Saya tak pernah mend­engar banyak dari Yamaha mengenai motor macam apa yang akan muncul, tapi ketika melihat motornya untuk kali pertama, saya terkesan. Mereka sudah melakukan peker­jaan yang sangat bagus pada seluruh rincian kecil. Motornya jauh lebih baik daripada purwarupa pertama dan jadi sebuah kejutan meny­enangkan!” ucapnya.

Click to comment
To Top