Alhamdulillah, Setelah 28 Jam Berjuang, Tim Dokter RSAB Sukses Pisahkan Bayi Kembar Siam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Alhamdulillah, Setelah 28 Jam Berjuang, Tim Dokter RSAB Sukses Pisahkan Bayi Kembar Siam

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim dokter dari Rumah Sakit Anak dan Bersalin (RSAB) Harapan Kita, Jakarta sukses melakukan pemisahan terhadap bayi kembar siam dempet tulang tengkorak (Craniopagus) asal Bekasi, Rafky Setia Sumita dan Rifky Setia Sumita.

Operasi pemisahan ini ditunjang sekitar 70 dokter ahli dan 25 perawat dengan pelaksanaan operasi dibagi dalam dua tahap. Operasi tahap pertama dilakukan selama 10 jam pada 2 Februari 2017, lalu dan operasi tahap kedua dilakukan selama 18 jam pada 4 Februari 2017.

Koordinator tim bedah saraf, dr.Syamsul Ashari dalam jumpa pers, Kamis 9 Februari 2017 di Jakarta menjelaskan, dengan kemajuan dan kemampuan tenaga medis Indonesia serta ditunjang peralatan yang modern membuat operasi kembar siam berjalan sukses.

Operasi ini adalah yang kedua setelah pada tahun 1987, lalu juga dilakukan operasi pemisahan dempet kepala terhadap Pristian Yuliana dan Pristian Yuliani.

Syamsul menjelaskan untuk melakukan operais pemisahan ini sebelumnya harus melalui perencanaan yang matang. Diawali dengan persiapan dari tim perinatologi dan tim perioperatif. Setelah pasien sudah siap, maka dilakukan operasi pertama dengan membuka sisi yang belakang untuk dipisahkan.

Tim dokter, kata Syamsul memang sengaja melakukan operasi dalam dua tahap. Sebab jika operasi hanya dilakukan dalam satu tahap justru waktu yang dibutuhkan akan lebih lama.

Pada tahap kedua lebih lama karena tim dokter harus memisahkan tulang bagian depan dan memisahkan kedua kepala bayi serta merekonstruksi kulit kepala bayi kembar tersebut.

Saat ini kondisi pasien sudah membaik meskipun masih harus dibantu dengan alat bantu napas. Tim dokter masih terus melakukan pemantauan dan evaluasi.

Untuk membiayai operasi yang jumlahnya cukup besar ini sebagian ditanggung oleh BPJS dan sebagian lainnya ditanggung RSAB. Namun belum bisa menyebutkan angkanya mengingat perwatan masih terus berjalan. (idr/Fajar)

Click to comment
To Top