Demo di PBNU Ngaku-ngaku Santri, Padahal Anak-anak Alay – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Demo di PBNU Ngaku-ngaku Santri, Padahal Anak-anak Alay

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-  Sekelompok massa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Jakarta, kemarin (8/2). Mereka mengaku sebagai Aliansi Santri Indonesia.

Namun, anehnya tak satupun dari pendemo berpenampilan layaknya santri. Karena tidak ada satu pun demonstran perempuan yang memakai hijab dan bahkan para demonstran pria juga berpenampilan layaknya anak gaul dengan kaca mata nyentrik serta kaos oblong.

“Ini sih bukan santri tapi anak alay dan cabe-cabean,” sindir Fajar, seorang warga yang kebetulan melintas.

Wasekjend PBNU Gus Ishfah Aboidal Aziz mengaku kesal dengan kehadiran massa yang menurutnya tidak punya sopan santun ala nahdhiyin.  Seharusnya, kata dia, usaha menyampaikan aspirasi ke PBNU dapat dilakukan sesuai dengan tradisi nahdhiyin.

“Monggo silahkan datang dengan baik-baik ke NU. Ada persoalan apa? Ada masalah apa yang ingin disampaikan kami terima dengan lapang dada dan hormati sebagaimana mestinya. Kalau Datang dengan baik, kami sambut baik juga,” ujar Ishfah di kantor PBNU, jalan Kramat, Jakarta, kemarin (8/2).

Ishfah mengaku kecewa massa yang mengatasnamakan santri tapi tidak menunjukkan penampilan selayaknya orang yang pernah di pesantren. Ia mengaku heran, massa yang mengaku santri justru tidak bisa menjawab saat ditanya asal pesantrennya saat mondok.

“Tapi nggak bisa jawab. Artinya ya hanya mengaku-ngaku santri,” ungkapnya. Ishfah curiga mereka sebenarnya massa bayaran yang diarahkan pihak tertentu untuk mendemo PBNU. “Saya kira seperti itu. Saya rasa mereka bukan santri dan tidak pernah di pesantren,” tandas Isfah. (JPG/fajar)

Click to comment
To Top