Habis Rampok, Polisi Bekuk Satu Pelaku di Kos-kosan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Habis Rampok, Polisi Bekuk Satu Pelaku di Kos-kosan

satu tersangka yang berhasil diciduk polisi

FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR-Satu dari tiga pelaku perampokan di rumah Hj. Neni, warga Sekatak, 31 Januari 2017 lalu berhasil dibekuk jajaran Polres Bulungan, Sabtu (4/2) di tempat tinggalnya di Sekatak. Sementara  dua pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Keberhasilan meringkus pelaku berinisial We itu tak lepas dari ciri-ciri yang dilaporkan korban ke kepolisian.

Sehingga tak kurang dari sepekan, satu pelaku berhasil dibekuk di kos-kosan tempat tinggalnya di Sekatak.

Kapolres Bulungan AKBP Ahmad Sulaiman melalui Kasat Reskrim AKP Gede Prasetia Adi mengatakan, kasus perampokan yang dialami Hj. Neni terjadi Selasa (31/1) sekira pukul 03.00 Wita.

Awalnya, jelas dia, para pelaku dengan mengendarai sepeda motor mendatangi rumah korban. Kemudian dengan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang dan lainnya, pelaku langsung mendobrak pintu rumah korban.

“Korban saat itu tekejut melihat tiga orang tak dikenal masuk ke dalam rumahnya, kemudian mendengar perintah pelaku untuk tiarap, dan itu segera dilakukan,’’ kata pria yang sebelumnya menjabat Kasat Shabara Polres Kutai Kertanegara ini, Selasa (7/2).
Di saat penghuni rumah tiarap, momen tersebut dimanfaatkan langsung oleh perampok untuk mengambil barang milik korban dan meninggalkan rumah korban setelah sukses mengambil barang milik korban.

“Pelaku berhasil mengambil uang tunai Rp 9 juta, emas 15 gram dan 5 unit handphone ,” ungkapnya. Tidak hanya menguras harta korban, pelaku juga sempat melakukan kekerasan  fisik terhadap korban dengan melayangkan pukulan keras ke bagian kepala dan paha.

“Tapi, syukurlah saat ini sudah kami bekuk satu pelaku,” ujarnya.

Tapi saat dibekuk, pihak kepolisian hanya menemukan handphone dan sejumlah uang milik korban di lokasi penangkapan.

Sementara pelaku lainnya masih diburu dan indentitasnya sudah dikantongi, sehingga akan memudahkan polisi melakukan pencarian.

Sementara  atas perbuatannya pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (don/ana)

Click to comment
To Top