Umar Samiun Kembali Berpesan “Selamatkan Buton” – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Umar Samiun Kembali Berpesan “Selamatkan Buton”

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bupati Buton nonaktif Samsu Umar Abdul Samiun memang kini sedang berada dibalik jeruji besi Rutan Guntur, Jakarta. Umar Samiun yang juga merupakan calon tunggal dalam Pilkada Kabupaten Buton itu tengah tersandung masalah hukum yang berkaitan dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Meski berada dibalik jeruji besi sebagai tahanan KPK dan jauh dari masyarakat Kabupaten Buton, Umar Samiun tak henti-hentinya berpesan kepada seluruh warganya untuk tidak salah memilih dalam Pilkada nanti. Karena apa yang dipilih nantinya pada tanggal 15 Februari akan menentukan nasib Kabupaten Buton 5 tahun kedepan.

Seperti yang diketahui, jelang hari H Pilkada di Kabupaten Buton semakin marak gerakan untuk memilih kotak kosong. Memilih kotak kosong atau gambar kosong memang tidak dilarang dan tidak ada konsekwensi pidana yang akan dihadapi. Tetapi, jika pada akhirnya kotak kosong yang menang, secara otomatis pilkada akan diundur dan pada akhirnya Buton kembali dipimpin oleh pejabat Bupati.

“Yang akan rugi nantinya masyarakat sendiri (jika memilih kotak kosong, red). Pembangunan akan terhambat, anggaran begitu besar yang seharusnya nantinya digunakan untuk pembangunan harus dialihkan untuk pelaksanaan pilkada ulang,” jelas La Ode Rafiun menyampaikan pesan Umar Samiun usai membesuknya di Rutan Guntur, Kamis (9/2).

Dalam kesempatan itu pula, Umar Samiun melalui Rafiun kembali berpesan kepada masyarakat Kabupaten Buton seluruhnya untuk bisa membantunya menyelamatkan Buton dengan cara memenangkan pasangan Oemar Bakry pada tanggal 15 Februari yang tinggal beberapa hari lagi.

“Pak bupati bilang bantulah daerah kita, usahakan harus menang,” tambahnya.

Saat membesuk Umar Samiun yang juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) itu dalam kondisi sehat wal afiat. Meski berada dalam ruang sempit dan jauh dari daerah dan masyarkat yang dicintainya. “Kondisi Pak Umar sehat wal afiat, segar tidak ada tekanan psikologis,” jelasnya.

“Insya Allah, nanti setalah pilkada saya datang lagi untuk mebesuk beliau,” tutupnya. (Hrm/Fajar)

Click to comment
To Top