3 Pelaku Ditangkap, Ini Motif Penculikan Lurah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

3 Pelaku Ditangkap, Ini Motif Penculikan Lurah

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Penculik Lurah Bangka Belitung Laut, Pontianak Tenggara Zahrul Basim, akhirnya menyerahkan diri. Pria itu bernama Zulham. Selain Zulham, polisi juga sudah menahan dua terduga pelaku lainnya, Selasa (7/2).

“Tersangkanya adalah Zulham, dia menyerahkan diri dan mengakui apa yang dilakukannya terhadap Zahrul. Sementara dua lainnya masih kita periksa, hingga saat ini tiga orang yang sudah diamankan,” jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Andi Yul.

Menurut Andi Yul berdasarkan pengakuan Zulham, kawanan ini mendatangi rumah Lurah Zahrul Basim di subuh buta, lantaran diduga pejabat eselon IV Pemkot Pontianak itu mengetahui keberadaan Zainal.

Siapa Zainal? Zainal adalah orang yang punya utang sebesar Rp500 juta, yang tidak dijelaskan kepada siapa. “Pelaku mengatakan bahwa Zainal tidak ada itikad baik, sehingga Zahrul yang menurutnya mengetahui keberadaan si pengutang didatangi,” jelas Andi.

Kasat Reskrim Polresta ini menegaskan, kesalahan pelaku yang sudah saling kenal dengan korban adalah, mendatangi rumah Zahrul pada Minggu (5/2) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB. “Zahrul dipiting lehernya dan dimasukan ke dalam mobil kemudian dibawa ke TKP, yakni cafe di belakang Kaisar Siantan. Di sana Zahrul mengalami penganiyaan,” beber Kompol Andi Yul.

Masih menurut Andi Yul, pelaku membantah kalau kasus ini disebut kasus penculikan, walaupun korban yang hanya bercelana kolor kaos oblong diambil paksa dari rumahnya oleh sekawanan orang, diseret ke mobil dan dibawa ke suatu tempat untuk dianiaya. “Bukan penculikan, tapi ini kasus pengeroyokan pasal 170 KUHP, dimana yang terindikasi melakukan sekitar empat atau lima orang,” kata Andi Yul lagi. “Zahrul ini dianggap bagian dari kelompok Zainal. Pelaku dan Zahrul kenal,” sambungnya.

Terlepas diculik atau dianiaya sebagai penegasan bahasa, Sat Reskrim Polresta Pontianak yang mendapat laporan dari Zahrul, setelah didrop para penculik dan penganiaya di Polsekta Pontianak Timur, Minggu (5/2), langsung bergerak cepat.

Selasa (7/2) pukul 09.00 Kasat Reskrim Kompol Andi Yul Lapawesean dan Kanit Jatanrasnya Iptu Suryadi berhasil mendapatkan Zulham tersangka utama menyerahkan diri. (prokal)

To Top