DO dari Sekolah, Siswa Nyaris Sabet Kepala Sekolah dengan Crulit – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

DO dari Sekolah, Siswa Nyaris Sabet Kepala Sekolah dengan Crulit

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID Perilaku pelajar inisial LH (15) tidak terpuji. Siswa kelas VIII SMPN 30 Jatiasih, Kota Bekasi itu nekat menyerang kepada Kepala SMPN 30 dengan celurit, kemarin (8/20). Perbuatannya itu dilakukan lantaran kesal ketika dirinya di-drop out (DO) dari sekolahnya.

”Pelaku sudah kami amankan di rumahnya di daerah Jatiasih beberapa saat setelah kejadian,” terang Kapolsek Jatiasih Kompol Rajiman, Kamis (9/2).

Insiden bermula ketika LH melempar batu kali yang mengakibatkan jendela sekolah pecah. Tindakan itu dipicu perilaku rekan-rekannya yang mengejek LH karena sudah dikeluarkan. Dia mendapat DO karena kerap bolos dan dikenal sebagai siswa nakal. Buntutnya, tersangka mengambil batu dan melemparkannya ke arah jendela sekolah.

Pecahan kaca jendela sekolah, kata Rajiman juga, membuat siswa lainnya melaporkan kejadian itu ke pihak sekolah. Sekolah mendapat laporan kalau pelaku pelemparan adalah LH. ”Kepala SMPN 30, Toto Duharto dan Wakil Kepala SMPN 30 Diman Suparman lantas ke rumah LH untuk memberitahukan orangtuanya,” jelasnya.

Kanit Reskrim Polsek Jatiasih Iptu Ompi Indopina menambahkan, setiba kepala sekolah di rumah LH, tersangka langsung mencaci maki Toto dan Diman dengan perkataan kotor. Emosinya makin meletup, manakala orangtua LH pingsan di tempat mengetahui kabar tersebut.

Dengan cepat, LH mengambil clurit yang tersimpan di dapur lantas diayunkan ke arah Toto dan Diman. Beruntung upaya LH digagalkan warga yang ikut mendampingi kepala dan wakil kepla sekolah saat berkunjung ke rumah orangtua LH.

”Pelaku juga sempat mengancam akan membunuh dua saksi yang saat itu mendatangi rumahnya. Clurit yang terbuat dari seng bergagang besi dengan panjang 100 sentimeter itu sudah kita amankan juga sebagai barang bukti,” tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat hukum berlapis yaitu Pasal 406 tentang Pengrusakan Barang Milik Orang Lain dan UU Darurat No. 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata tanpa dokuman resmi dengan hukuman penjara di atas lima tahun. (JPG/fajar)

To Top