Kasus Mayat Tanpa Kepala Belum Terungkap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Kasus Mayat Tanpa Kepala Belum Terungkap

FAJAR.CO.ID, PONTIANAK- Sampai saat ini Polres Sanggau dan Polda Kalbar belum menemukan titik terang atas tewasnya Tumidi Yono. Ya, Tumidi tewas dengan kondisi mengenaskan. Pria 35 tahun itu tewas tanpa kepala di kebun karetnya, Kecamatan Kembayan, Sanggau, Rabu (1/2) lalu.

Dir Reskrimum Polda Kalbar, Kombes Pol Krisnandi mengaku, hingga saat ini belum ada titik terang terkait pelaku dan motif pembunuhan dengan cara penggal kepala. “Saksi sudah diperiksa, tapi belum ada titik terangnya,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/2).

TANPA KEPALA. Tumidi Yono tewas mengenaskan di kebun karet Dusun Sebuduh, Kembayan, Sanggau, Rabu (1/2). Hingga kemarin kepala pria 35 tahun itu belum ditemukan. KIRAM AKBAR

Krisnandi menegaskan, pembunuhan dengan cara menggorok leher ini dipastikan adanya kedekatan emosional antara korban dan pelaku. “Bisa dibilang dendam,” ujarnya.

Pengungkapan pembunuhan itu sebenarnya lebih mudah ketimbang kasus pencurian. Dia mencontohkan, kasus pembunuhan terhadap pacarnya yang tengah hamil oleh seorang mahasiswa di Parit Haji Muksin, Kubu Raya lalu yang dibuang di pinggir Jalan Raya Sosok, Sanggau. Kemudian pembunuhan terhadap mantan pacarnya di Hotel Benua Mas, Jalan 28 Oktober.

“Kasus-kasus sebelumnya cepat kita ungkap. Setelah kita tahu siapa korban, tersangkanya cepat kita tangkap. Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap,” harapnya. Memback up Polres Sanggau, Dit Reskrimum menerjunkan satu tim personilnya.

Kapolres Sanggau AKBP Donny Charles Go mengatakan, sejauh ini belum ada mengarah kepada pelaku. Motif pembunuhan ini masih didalami. “Sejumlah saksi yang kita periksa, keterangannya belum ada mengarah kepada pelaku,” katanya dihubungi Rakyat Kalbar, kemarin sore.

Honorer kebersihan SMA 1 Kembayan tersebut ditemukan tewas di kebun karet miliknya. Jaraknya dua kilometer dari rumahnya. Tumidi ditemukan warga di samping sepeda motornya yang masih menyala. Tak jauh dari lokasi, ditemukan senjata tajam untuk menggorok leher korban kelahiran Bantul ini. (oxa)

Click to comment
To Top