SBY: Alhamdulillah, Terima Kasih Pak Wiranto, Habib Rizieq… – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

SBY: Alhamdulillah, Terima Kasih Pak Wiranto, Habib Rizieq…

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beberapa pekan terakhir cukup sering berkicau di media sosial Twitter.

Hari ini, Jumat (10/2), dia kembali muncul menggunakan akun pribadinya @SBYudhoyono.

Berbeda dengan beberapa cuitan terakhirnya yang berisi kritik dan keluhan, kali ini SBY menyampaikan apresiasi kepada pemerintah.

Presiden ke-6 Republik Indonesia itu mengaku melihat pertemuan Menkopolhukam Wiranto dengan para pemimpin GNPF-MUI yang berlangsung kemarin, Kamis (9/2).

“Alhamdulillah, akhirnya pemerintah bertemu para pemimpin Aksi Damai. Pertemuan sejuk. Terima kasih Pak Wiranto, Habib Rizieq & yg lain *SBY*,” tulis SBY membuka rangkaian twit-nya.

Menurutnya, pertemuan kemarin penting lantaran menunjukkan komitmen pemerintah menggunakan soft power dalam meladeni tuntutan GNPF-MUI.

SBY pun memuji Wiranto yang disebutnya telah memberi contoh bagaimana pemerintah memperlakukan rakyatnya dengan hati dan kasih sayang.

Kepada para pemimpin GNPF-MUI, SBY berharap mereka menghormati upaya pemerintah menjaga kerukunan dan stabilitas sosial.

Ayah calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono itu juga senang karena Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab telah menegaskan dukungan kepada NKRI, Pancasila dan kebinekaan.

“Amat melegakan pernyataan Habib Rizieq yg dukung tegaknya NKRI, Pancasila & Kebhinnekaan. Rakyat Indonesia ingin dengar scr langsung *SBY*,” ujar SBY.

Lebih lanjut SBY pun berharap keharmonisan antara umat Islam dan pemerintah bisa terus dipertahankan. Dia mengajak seluruh umat Islam untuk mendoakan hal itu.

“Jangan ada Islamopobhia di negeri ini *SBY*,”

SBY menutup rangkaian twitt-nya dengan pesan soal Pilkada DKI yang akan digelar 15 Februari mendatang.

“Demi rakyat, semua pihak perlu ciptakan situasi yg aman & damai. Mari kawal pilkada serentak 2017 agar tetap jujur & adil *SBY*,” cuit mantan Menkopolhukam itu. (Fajar/jpnn)

To Top