Cegah Praktik Monopoli Pasar Kesehatan, Kemenkes Gandeng KPPU – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Cegah Praktik Monopoli Pasar Kesehatan, Kemenkes Gandeng KPPU

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk mencegah persaingan usaha tidak sehat (monopoli) di bidang kesehatan.

Hal tersebut ditandai lewat penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Kesehatan Nila F Moeloek bersama Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf, Jumat 10 Februari di Kantor Kemenkes RI, Kawasan Kuningan, Jakarta.

Dalam nota kesepahaman tersebut mencakup pengawasan terhadap perdagangan disektor industri kesehatan. Seperti kefarmasian, pelayanan kesehatan, pemenuhan fasilitas kesehatan, dan pembiayaan kesehatan.

Ketua KPPU Syarkawi dalam sambutannya memberikan contoh tentang tingginya perbedaan harga obat yang dijual di pasaran, antara obat generik dengan obat bermerk, dan obat paten.

“Dengan kerjasama ini kita harapkan klasifikasi obat mulai dari generik sampai paten harganya tidak terlalu timpang,” kata Syarkawi.

Bahkan, Syarkawi pun menginginkan jika impor bahan baku obat yang saat ini diatas 90 persen dalam beberapa tahun kedepan ditekan menjadi 60 sampai 50 persen sehingga harga obat-obatan dapat lebih murah dan terjangkau masyarakat.

Sementara itu Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menanggapi atas arahan dari Ketua KPPU, menjelaskan jika hal tersebut adalah pekerjaan yang tidak mudah. Memang kebutuhan obat sangat penting dan dibutuhkan pasien.

“Untuk membuat obat sangat tidak gampang karena menyangkut kehidupan manusia yang memerlukan research (penelitian) yang panjang.Misalnya oba kanker,” jelasnya.

Terkait harga obat juga menjadi tujuan Kemenkes untuk menyediakan obat murah bagi masyarakat. Apalagi dengan adanya e-katalog terhadap perdagangan obat bisa menguntungkan tanpa melupakan asas manfaat bagi pasien.

Disisi lain, untuk mendapatkan keuntungan dari obat branded sudah diatur dalam peraturan pemerintah. (idr/Fajar)

Click to comment
To Top