Anak Minta Mainan, Orang Tua Congkel Jendela Tetangga Cari Barang Berharga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Anak Minta Mainan, Orang Tua Congkel Jendela Tetangga Cari Barang Berharga

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA- Kasih orangtua kepada anak tak terhingga.  Demi membahagiakan anaknya, RT rela melakukan apa saja. Termasuk saat anaknya merengek minta dibelikan mobil-mobilan. RT pun akhirnya khilaf. RT teringat rumah tetangganya yang sering ditinggal kosong, di kawasan Jalan Jakarta, Loa Bakung.
Kamis (9/2) pagi, saat melihat tetangganya bernama Udin bersama istrinya keluar karena hendak mengantar anaknya sekolah, RT pun mulai menyusun siasat.

RT lalu naik ke lantai dua rumahnya. Dia langsung menyeberang ke rumah Udin, yang kebetulan tinggal persis bersampingan. Selanjutnya RT mencongkel jendela di lantai dua rumah Udin. Setelah itu RT pun leluasa mencari barang berharga. RT mengambil laptop merek Toshiba, HP Samsung, uang Rp 1.150.000, tiga buah gelang emas, helm hingga tabung gas.

Apesnya saat RT lagi asyik, tiba-tiba istri Udin yang namanya tak diketahui pasti pulang. RT pun kalang kabut. “Korban curiga (istri Udin, Red) karena mendengar suara gaduh di lantai dua rumahnya. Kemudian lampu rumahnya juga menyala. Padahal seingat korban, saat pergi semua lampu rumah dimatikan,” jelas Kapolsekta Sungai Kunjang Kompol Apri Fajar Hermanto, didampingi Kanit Reskrim Ipda Suyatno.

Selanjutnya istri Udin berteriak minta tolong. Mendengar ada maling terkepung dalam rumah, warga geger dan menghubungi polisi. Saat itu warga sudah bersiap hendak menangkap RT. Ada yang membekali diri dengan membawa balok hingga parang.

Namun saat disisir, tak ada jejak RT. Anggota Polsekta Sungai Kunjang pun jeli. Polisi curiga dengan sendal yang ditemukan di samping jendela. Hasil penyelidikan, dikenali pemilik sendal adalah RT. “Kami lalu menemui pelaku. Saat kami datang ke rumahnya pelaku sedang tidur di lantai dua. Kami makin curiga,” beber Suyatno.
Akhirnya polisi menemukan sofa panjang di rumah RT. “Kami lalu melakukan penggeledahan. Ternyata ditemukan perhiasan, laptop, HP disembunyikan di sela-sela sofa,” beber Suyatno.

Saat ditanya perihal barang milik Udin tersebut RT tak bisa mengelak lagi. Dia mengakui perbuatannya. Diiringi sorakan tetangganya yang lain, RT pun akhirnya digelandang ke markas Polsekta Sungai Kunjang. “Saya khilaf. Saya menyesal. Entah mengapa kemarin tiba-tiba mau mengambil di rumah tetangga. Saya tak punya uang, kasihan dengar anak minta mainan,” terang RT dengan mimik wajah penuh penyesalan. Polisi sedang mengembangkan penyelidikan, untuk menelusuri sepak terjang RT. (rin/beb)

Click to comment
To Top